Imam Nahrawi Jadi Tersangka Korupsi, Demokrat Lirik Kursi Menpora Untuk AHY
Nasional
Kasus Korupsi Menpora

Partai Demokrat melirik kursi Menteri Pemuda dan Olahraga yang kini kosong setelah penetapan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK.

WowKeren - Partai Demokrat sedang melirik kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang saat ini kosong setelah KPK menetapkan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus korupsi. Penetapan Imam Nahrawi sebagai tersangka korupsi membuat dirinya yang juga merupakan politikus senior dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara otomatis harus mengundurkan diri dari jabatannya tersebut.

KPK sebelumnya pada Rabu (18/9) telah menetapkan Iman Nahrawi beserta asisten pribadinya sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI 2018. Iman Nahrawi bersama sang asisten Miftahul diduga telah menerima suap sebesar Rp26,5 miliar dalam rentang 2014 hingga 2018.

Imam Nahrawi diduga menerima suap sebesar Rp14,7 miliar melaui Miftahul dalam rentang waktu 2014-2018. Kemudian Nahrawi diduga kembali menerima suap dengan meminta uang sebesar Rp11,8 miliar dalam rentang waktu 2016-2018.

Kini Wasekjen dari Partai Demokrat Putu Supadma Rudana ikut angkat bicara terkait kasus yang menimpa Menpora Imam Nahrawi. Dirinya mengapresiasi kinerja KPK dalam memberantas korupsi dan menghormati proses hukum yang telah berjalan.


Putu Supadma Rudana juga menawarkan salah satu kandidat dari Partai Demokrat yang dinilai sangat cocok untuk mengisi jabatan Menpora. Kandidat yang dimaksud adalah Agus Harimurti Yudhoyono atau yang kerap dikenal dengan nama AHY.

Wasekjen Demokrat ini lantas mengungkapkan jika Demokrat sangat bersiap untuk masuk koalisi Jokowi di masa mendatang. AHY sebagai anak dari Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dinilai akan menjadi figur terbaik dalam mengisi jabatan-jabatan di kementerian demi membantu presiden terpilih.

"Kami mengapresiasi KPK, tentu dengan semangat praduga tidak bersalah. Jika bersalah tentu patut dilanjutkan ke tahapan berikutnya," ujar Wasekjen Demokrat kepada Liputan6.com pada Kamis (19/9). "Demokrat sangat siap untuk masuk koalisi. Tentu AHY menjadi figur terbaik untuk membantu presiden terpilih."

Walau pun begitu, Putu tetap menyerahkan kewenangan terkait siapa yang akan menduduki kursi Menpora kepada Presiden Joko Widodo selaku pemilik hak prerogatif. Anggota Komisi X ini juga tak lupa memuji sosok AHY sebagai figur muda yang penuh integritas.

"Silahkan kembali kepada Presiden Jokowi. Tentu yang berhak dan bisa menjawab secara konkret adalah Presiden Jokowi," ungkap Putu. "Kembali kepada Presiden Jokowi, Presiden memiliki hak prerogatif. Figur yang tepat muda dan penuh integritas yaitu AHY."

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts