Beberapa toko yang berada di Jalan Gejayan Yogyakarta membagikan minuman gratis untuk para demonstran aksi Gejayan Memanggil Jilid 2 hingga membuat warganet terenyuh.
- Wahyu
- Senin, 30 September 2019 - 15:53 WIB
WowKeren - Aksi yang diinisiasi oleh mahasiswa Yokyajarta bertajuk "Gejayan Memanggil Jilid Dua" digelar hari Senin (30/9) ini. Aksi tersebut merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang diadakan pada 23 September kemarin.
Bukan hanya mahasiswa, para pelajar setingkat SMA pun juga turut mengikuti aksi yang digelar di Jalan Gejayan ini. Dalam aksi tersebut, massa aksi mengajukan sembilan tuntutan yang mewakili tuntutan sebagian besar masyarakat. Tuntutan tersebut berkaitan dengan permasalahan yang tengah terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.
Menariknya, untuk membantu mendukung aksi tersebut, beberapa toko yang berasa di Jalan Gejayan membagikan minuman gratis untuk massa aksi. Kepedulian masyarakat tersebut diabadiakan oleh pemilik akun Twitter @dipantara_adit. Dalam postingan tersebut, nampak sejumlah toko menaruh beberapa kardus minuman yang boleh diambil gratis.
Melihat aksi tersebut, warganet pun terenyuh. Melalui komentarnya dalam postingan tersebut, mereka mengaku bangga dengan sikap masyarakat Yogyakarta yang murah hati itu.
Sebelumnya, massa aksi berkumpul sejak pukul 10.00 WIB di dua titik yakni di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Yogyakarta) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Menurut juru bicara Aliansi Rakyat Bergerak yakni Nailendra hal ini karena kedua lokasi tersebut mudah diakses.
Sementara itu, hingga saat ini aksi Gejayan Memanggil Jilid 2 terpantau masih berjalan damai. Akan tetapi, saat menggelar aksi, beberapa mahasiswa sempat menyindir bahwa rezim yang berkuasa saat ini adalah "Rezim Pinokio". Sindiran tersebut berkaitan dengan sampul majalah Tempo yang sempat heboh beberapa waktu lalu.
Nailendra pun mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada larangan dari rektor-rektor terkait aksi Gejayan Memanggil Jilid 2. Meski begitu ia mengaku telah mendengar kabar adanya larangan kepada pelajar-pelajar yang ingin mengikuti aksi ini.
(wk/wahy)