Arteria Dahlan Jadi Sorotan Usai Hina Emil Salim Sesat, Ternyata Punya Hutang Rp 8,8 Miliar
Nasional
Debat Panas Arteria Dahlan dan Emil Salim

Politikus PDIP Arteria Dahlan jadi sorotan usai menghina Emil Salim sesat pada acara 'Mata Najwa' Rabu (9/10) malam. Bahkan harta kekayaan Arteria pun disoroti oleh masyarakat. Diketahui jika politikus PDIP itu memiliki hutang Rp 8,8 miliar.

WowKeren - Politikus PDIP Arteria Dahlan menjadi sorotan usai menjadi bintang tamu dalam acara "Mata Najwa". Dalam acara tersebut ia berargumen dengan ekonom Emil Salim terkait Perppu KPK.

Tak sekedar berdebat, ia bahkan menaikkan nada bicaranya dan menunjuk-nunjuk sosok Emil di hadapannya. Selain itu, ia pun mengatakan jika Emil Salim itu sesat.


"Mana Prof, saya di DPR, Prof. Nggak boleh begitu Prof," kata Arteria dengan nada tinggi memotong pernyataan Emil sambil menunjuk-nunjuknya. "Saya yang di DPR, saya yang tahu, mana, Prof sesat, ini namanya sesat."

Sontak saja, karena sikap emosionalnya ini ia menjadi sorotan masyarakat. Bahkan hingga harta kekayaannya pun menjadi sorotan.

Dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id, Arteria Dahlan memiliki harta kekayaan senilai Rp 13 miliar lebih. Kekayaan Arteria terdiri dari dua bidang tanah dan bangunan yang merupakan hasil sendiri, senilai Rp 18,5 miliar. Serta lima unit mobil dan tiga motor dengan nilai Rp 1.023.000.000.

Adapun aset lain yang dimiliki adalah harta bergerak lainnya Rp 685 juta serta kas senilai lebih dari Rp 2 miliar. Bila ditotal maka jumlah hartanya sebesar Rp 22.338.207.497.

Sayangnya, jumlah harta total yang mencapai lebih dari Rp 22 miliar itu harus dikurangi hutang sebesar Rp 8,8 miliar.

Sebelumnya telah diberitakan jika sosok politikus partai berlogo kepala banteng ini telah bersikap tak sopan kepada Emil Salim. Bahkan ia menunjuk-nunjuk hingga mengatakan sesat kepada pria berusia 89 tahun itu.

Sikapnya yang tak sopan itu lantas membuat warganet gemas. Tak sedikit dari mereka yang menyunting profil sang politisi di laman Wikipedia. Meski begitu tidak diketahui siapa yang menyunting, namun gelar Arteria ditambah dengan kata bacot alias banyak omong.

Menanggapi hal tersebut, Arteria memilih untuk tidak terlalu ambil pusing. Ia mengaku tahu siapa yang "bermain" dengannya, namun hal itu dinilai tidaklah penting.

"Enggak apa-apa, ini di iklim demokrasi ya, di iklim demokrasi kan orang boleh ngomong apa aja, berpendapatlah apa aja. Kan sekarang sudah kelihatan ya, kelihatannya gimana, siapa yang melakukan penzaliman, gitu lo," ujar Arteria pada Kamis (10/10). "Siapa yang main kan saya tahu buzzer-nya cuma orangnya cuma itu-itu doang kok dan siapa pihaknya saya juga tahu. Enggak penting, kita yang penting itu adalah rakyat kok."

You can share this post!

Related Posts
Loading...