Dampak Kebakaran Capai 115 Hektare, Api di Gunung Semeru Belum Bisa Padam
Nasional

Salah satu penyebab sulitnya upaya pemadaman yang dilakukan adalah karena adanya faktor angin yang kencang sehingga membuat api semakin cepat menyebar ke area yang lebih luas.

WowKeren - Kebakaran di kawasan gunung masih terus terjadi di Indonesia, salah satunya di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hingga kini, api masih belum bisa dipadamkan karena angin yang sangat kencang.

"Petugas terus berusaha untuk memadamkan kebakaran," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo seperti dilansir dari Antara, Senin (21/10). "Di Blok Bantengan dan Blok Poo Doyong di kawasan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) wilayah III Resort Ranupani Taman Nasional Bromo Tengger Semeru."


Berbagai peralatan digunakan oleh tim pemadam seperti sabit, parang, hingga jet shooter. Tim tersebut terdiri dari petugas TNBTS, anggota Polsek Senduro, Koramil Senduro, TRC PB BPBD Lumajang, dan masyarakat.

"Petugas juga menggunakan berbagai peralatan untuk memadamkan karhutla," lanjut Wawan. "Di antaranya jet shooter, gepyok, sabit, parang, dan beberapa mobil untuk membantu pemadaman kebakaran tersebut."

Adapun beberapa vegetasi yang terbakar meliputi semak kering, krinyu, rumput, akasia, hingga pohon cemara. Sedangkan jarak air ke sumber titik api cukup jauh yakni hingga 4 kilometer.

Jumlah area yang mengalami dampak kebakaran ini cukup luas mencapai lebih dari 100 hektare. "Hingga kini luas yang terdampak kebakaran mencapai 115 hektare, sehingga proses pemadaman terus dilakukan oleh petugas di lapangan," katanya.

Salah satu faktor yang membuat api cepat meluas adalah adanya angin kencang. Wawan menuturkan bahwa ke depan pihaknya akan melakukan patroli secara rutin untuk memantau area yang rawan terjadi kebakaran.

"Faktor keselamatan paling utama dalam memadamkan kebakaran hutan," jelas Wawan. "Sehingga selanjutnya akan dilakukan patroli rutin untuk pemantauan kawasan hutan yang rawan terhadap bahaya kebakaran."

Kebakaran tak hanya terjadi di Gunung Semeru, namun juga Gunung Argopuro, Gunung Raung, Gunung Ranti, Gunung Ijen. Akibat adanya angin kencang, debu karhutla terbawa mengarah ke Kabupaten Jember. Sehingga, hal ini dirasakan warga cukup mengganggu aktivitas mereka.


.

You can share this post!

Related Posts
Loading...