Alasan Sulli Bunuh Diri Diyakini Bukan Cuma Karena Komentar Jahat, Kenapa?
Instagram/jelly_jilli
Selebriti
Sulli Meninggal

Netizen yakin bahwa alasan utama Sulli mengakhiri hidupnya bukan hanya karena tak tahan mendapatkan banyak komentar jahat dengan beragam opini sebagai berikut.

WowKeren - Sulli ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya di kawasan Seongnam pada 14 Oktober. Polisi menyatakan bahwa Sulli meninggal bunuh diri akibat menderita depresi berat diduga penyebab utamanya adalah komentar-komentar kebencian yang diterimanya semasa hidup.

Laporan New Daily pada Jumat (18/10) terkait kematian Sulli memicu kecurigaan di kalangan netizen. Menurut laporan, mantan personel f(x) itu memesan bahan makanan segar melalui perusahaan pengiriman sehari sebelum kematiannya.


Ini membuat netizen yakin bahwa alasan utama Sulli mengakhiri hidupnya bukan hanya karena tak tahan mendapatkan banyak komentar jahat. Mereka bahkan mengatakan bahwa idol kelahiran 1994 itu menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sama sekali tidak takut dengan komentar jahat.

"Melalui menjalani hidup, aku telah belajar bahwa ketika kau mempertimbangkan sesuatu dan akhirnya membuat keputusan tentang hal itu, biasanya bukan karena satu hal. Komentar jahat jelas merupakan salah satu alasan, apakah sebagian besar atau kecil atau tidak, tapi aku tidak berpikir itu adalah alasan keseluruhan. Aku juga berpikir media dan agensinya juga memiliki tanggung jawab di dalamnya," komentar netizen.

"Aku tidak mencoba membela komentator jahat tapi aku harus mengakui bahwa dia menjalani hidupnya dengan cara kurang waras. Dia seharusnya tidak melewati batas jika dia tidak bisa menangani serangan balik yang datang dengan bertindak seperti itu. Siapa pun yang melakukan bunuh diri memiliki alasan untuk itu, tapi kenapa sekarang memperdebatkan alasannya lagi? Berdoalah agar dia beristirahat dengan tenang dan berhenti membahasnya," tambah netizen lain.

"Setelah membaca bahwa Sulli memesan bahan makanan segar sehari sebelumnya dan bahwa manajernya datang menjemputnya 3 jam setelah dia dijadwalkan untuk syuting membuatku curiga. Dan di memo-nya, dia tidak pernah menyebut komentar kebencian. Aku tidak tahu kenapa media tidak fokus pada kecurigaan ini dan terus menulis artikel seolah komentar jahat adalah satu-satunya yang salah," kata netizen.

"Sulli sama sekali tidak bunuh diri karena komentar jahat. Jika dia benar-benar takut dengan komentar jahat, dia tidak akan pernah aktif di Instagram atau bahkan mengunggah foto aneh. Dia menikmati komentar jahat. Kupikir ada alasan lain di balik kematiannya," sahut yang lain.

"Aku juga mempertanyakan mengapa media begitu fokus menyalahkan komentar jahat. Ini tidak seperti yang ditulis Sulli dalam surat bunuh dirinya yang secara khusus menyalahkan komentar jahat. Siapa yang tahu kalau dia merasa tertekan karena keluarga, pacar, atau teman? Kami tidak tahu apa yang dia alami, jadi kenapa mengambil kesimpulan bahwa yang salah adalah komentar jahat? Aku yakin komentar jahat memiliki pengaruh terhadap keputusannya, tapi itu bukan 100 persen alasannya," pungkas lainnya.

Bagaimana menurut kalian?

You can share this post!

Related Posts
Loading...