Bima Aryo Ungkap Penyebab Kematian Anjing Peliharaan yang Gigit ART Hingga Tewas
WowKeren/Fernando
Selebriti

Beberapa waktu lalu, Bima Aryo berduka saat anjing peliharaannya yang bernama Sparta mati. Bima juga buka suara mengenai tragedi Sparta yang menggigit sang ART hingga meninggal dunia

WowKeren - Presenter Bima Aryo harus merelakan anjing peliharaannya yang bernama Sparta pergi untuk selama-lamanya. Sebelumnya, Bima tampak menangis saat Sparta mati sebelum menerima donor darah akibat penyakitnya.

Kali ini, Bima menjelaskan bahwa Sparta menderita penyakit parasit darah saat menjalani karantina. Seperti diketahui, Sparta dibawa ke pusat karantina usai menggigit ART Bimo yang bernama Yayan hingga meninggal dunia beberapa waktu lalu.


"Sangat disayangkan ya, saat dikarantina Sparta kena parasit darah. Pada saat di tempat pelatihan dia masih oke, sampai dia nunjukin gejala kita langsung bawa ke dokter malam itu juga," ujar Bima kepada WowKeren di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/11). "Sampai di dokter ternyata udah kronis, dan yang kita enggak ngerti itu kenapa dia enggak nunjukin (tanda kesakitan), entah karena dia kuat, entah dia berusaha kuat untuk aku."

Menurut Bima, Sparta terjangkit parasit darah diduga akibat kurang bersihnya lingkungan karantina. Selain itu, presenter acara "My Trip My Adventure" tersebut juga masih belum ingin mencari anjing peliharaan baru untuk menggantikan Sparta.

"Tiga hari pertama aku ngerawat dia makin baik, tapi saat dia mimisan itu susah banget kita berhentiin dan belasan jam itu darah keluar terus. Jadi parasit darah itu karena lingkungan kurang bersih. Mungkin ada kutu dari anjing lain yang terkena parasit darah," sambung Bima. "Yang pasti sangat terpukul, sangat sedih karena dari anjing-anjing aku Sparta ini yang paling dekat sama aku, yang paling aku sayang. Aku pribadi belum siap ya untuk punya lagi, dan belum tentu aku bisa menemukan anjing yang seperti dia."

Saat ditanya tentang tragedi yang menewaskan sang ART, Bima menegaskan bahwa Sparta bukan anjing yang ia biarkan keluar rumah. Bima juga mengungkapkan bahwa ia masih menjalin hubungan baik dengan keluarga mendiang Yayan.

"Pada dasarnya Sparta itu enggak pernah keluar rumah, jadi berita-berita yang kemarin Sparta keluar nyerang warga itu enggak ada. Pasti kita sedih ya, ini kejadian yang membuat kita semua terpukul," jelas Bima. "Tapi kita semua tahu bahwa itu adalah musibah dan kita berusaha menjalani hari-hari seperti biasa. Kemarin baru lagi kesana minggu lalu, 40 hariannya almarhumah, kita saling menjaga hubungan jadi kayak keluarga."

Bima pun mencoba berpikir positif dan menganggap bahwa ia sedang diberi cobaan oleh Tuhan, agar menjadi lebih baik melalui Sparta. Apalagi tragedi Sparta menggigit Yayan terjadi berdekatan dengan momen pernikahnnya.

"Sedih pasti ya, tapi aku melihatnya sebagai cobaan dari Yang Maha Kuasa. Mungkin di saat orang wedding bisa bahagia, aku dapat sebuah musibah cobaan," ungkap Bima. "Cuma siapa tahu itu adalah berkah dari Allah mengingatkan aku untuk lebih baik. Tapi ya udah aku syukuri aja, aku jalani."

You can share this post!

Related Posts
Loading...