Plh Kepala Biro Humas KPK Chrystelina GS menuturkan bahwa putra Menkum HAM Yasonna Laoly, Yamitema T Laoly, dipanggil sebagai saksi terkait kasus suap yang melibatkan Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 11 November 2019 - 13:46 WIB
WowKeren - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil putra Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly, Yamitema T Laoly sebagai saksi kasus dugaan suap Wali Kota nonaktif Medan Dzulmi Eldin. Rencananya, Yamitema akan diperiksa untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Isa Anshari.
"Dipanggil sebagai saksi," kata Plh Kepala Biro Humas, Chrystelina GS, Senin (11/11). "Untuk tersangka IA (Isa Anshari)."
Yamitema dipanggil dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT Kani Jaya Sentosa. Yamitema bukanlah satu-satunya saksi yang dipanggil, sebelumnya ada Istri Dzulmi Eldin, Rita Maharani Dzulmi Eldin yang juga dihadirkan sebagai saksi.
Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan Wali Kota nonaktif Medan Dzulmi Eldin sebagai tersangka suap usai ia terciduk OTT KPK pada Selasa (15/10). Adapun tersangka lainnya adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Isa Anshari dan Kasubbag Protokoler Syamsul Fitri Siregar.
KPK menduga Eldin telah menerima kucuran dana sebesar Rp 330 juta untuk menutupi kelebihan biaya perjalanan dinas ke Jepang yang ditagih kepadanya. Adapun kelebihan dana tersebut diduga akibat istri dan anak serta pihak lain yang tak berkepentingan turut ikut ke Jepang.
Dzulmi Eldin hanya satu dari banyak pejabat daerah yang menjadi tersangka kasus penggelapan uang negara. Terkait banyaknya kepala daerah yang terkena OTT, mantan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sempat memberikan tanggapan.
Ia amat menyayangkan peristiwa semacam itu. Pasalnya, Tjahjo sempat mengatakan bahwa Bupati Indramayu, Supendi, adalah kepala daerah terakhir yang terjaring KPK sebelum dirinya purna tugas sebagai Menteri.
"Baru kemarin saya mengatakan ini (OTT Bupati Indramayu) yang terakhir," tutur Tjahjo kala membuka Rakornas Simpul Strategis Pembumian Pancasila pada Rabu (16/10). "Tapi pagi hari ini ada OTT lagi Wali Kota Medan."
Dzulmi tertangkap dalam OTT KPK pada Rabu (16/10). Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang yang akan diperiksa lebih lanjut. Selain itu, KPK juga mengamankan uang lebih dari Rp 200 juta dalam OTT tersebut.
(wk/zodi)