Femmy Permatasari Idap Tumor Sampai Operasi Karena Hobi Santap Makanan Mentah
Instagram/femmypermatasari
Selebriti

Femmy Permatasari mengidap tumor hingga harus menjalani operasi gara-gara hobinya yang suka sekali menyantap makanan-makanan mentah hingga jeroan selama ini.

WowKeren - Femmy Permatasari mengungkapkan bahwa dirinya telah divonis menderita penyakit tumor payudara. Penyakit tersebut telah membuat Femmy harus menjalani serangkaian pengobatan hingga operasi.

Menurut pengakuan Femmy, ia telah menjalani operasi sebanyak tiga kali untuk menghilangkan tumor di payudaranya. Hal ini dilakukannya demi mencegah tumor tersebut berubah menjadi kanker ganas yang dapat membuatnya harus melakukan operasi pengangkatan payudara.


Rupanya, salah satu penyebab yang membuat pemain sinetron "Anugerah" ini menderita tumor karena pola makannya yang tidak sehat. Selama ini, Femmy sangat hobi menyantap makanan-makanan yang masih mentah.

Makanan tersebut seperti makan daging merah yang hanya dimasak setengah matang, makan daging ikan salmon, dan juga jeroan. Kebiasaannya tersebut disebutkan sang dokter turut meningkatkan risiko tumbuhnya tumor di dalam tubuh.

"Dokter bilang gue nggak boleh makan daging-daging mentah, nggak boleh makan jeroan," ungkap Femmy saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada akhir pekan lalu. "Saya itu hobi banget makan steak selalu minta medium masih suka empuk daging merah, terus saya suka salmon, pokoknya yang mentah-mentah suka banget."

"Dan itu nggak boleh untuk tumor saya, karena sampai operasi tumor ya," sambungnya. "Jadi dokter sudah melarang semua itu, cuman saya itu hobi makan, jadi kadang enggak mikirin pantangan."

Sekarang wanita usia 45 tahun ini tak cuma disuruh menjaga pola makannya melainkan juga harus menjaga pola hidup sehat. Salah satunya adalah dengan rutin melakukan olahraga agar tumor yang tumbuh di area payudaranya tidak menyebar luas dan bertambah parah.

Femmy juga mencurahkan isi hatinya terkait penyakit yang menyerang tubuhnya tersebut. Bolak-balik operasi sempat membuatnya menjadi depresi dan bahkan kepikiran untuk menjalani suntik mati jika sampai payudaranya harus diangkat karena tumornya menjadi kanker.

"Operasi terakhir ketiga stres, operasi lagi jantung deg-deg-an tumor ganas atau tumor jinak, jadi saya capek. Dokter bilang kalau ternyata kanker harus diangkat payudara dan saya nggak mau itu terjadi," cerita ibu tiga anak ini. "Sampai gue bilang, 'Dok, kalau kanker, mending suntik mati langsung, saya nggak mau hidup', kalau sama penyakit takutnya setengah mati."

You can share this post!

Related Posts
Loading...