Kapal Polisi Terbakar Saat Isi BBM, Warga Diminta Tak Merekam Kejadian
Nasional

Kepala Kepolisian Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) AKP Samsu Wirman menduga bahwa kebakaran disebabkan karena terjadi korsleting saat kapal melakukan pengisian bahan bakar.

WowKeren - Sebuah kapal patroli milik Direktorat Polairud Polda Jawa Tengah terbakar di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/11) sore sekitar pukul 18.00 WIB.

Informasi terkait insiden tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. "Ya benar ada, ini masih di lokasi," kata Kepala Kepolisian Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) AKP Samsu Wirman dilansir dari Kumparan, Jumat (15/11).

Terkait penyebab terbakarnya kapal tersebut, Samsu menduga hal itu disebabkan akibat korsleting arus listrik yang terjadi saat kapal tengah melakukan pengisian bahan bakar. Meski demikian, hal itu masih belum bisa dipastikan. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia mengatakan pihak polisi akan segera membuka hasilnya ke publik jika investigasi selesai dilakukan.

"Dugaan sementara karena korsleting waktu pengisian BBM," terang Samsu. "Ini masih olah TKP dengan Inafis Polrestabes Semarang. Mohon ditunggu nanti kita sampaikan datanya."


Berdasarkan pengakuan warga, disebutkan bahwa kebakaran berlangsung cukup lama. Setelah sekitar satu setengah jam, api mulai bisa dipadamkan. Warga yang mendekat pun juga tak diperkenankan untuk mendokumentasikan kejadian.

"Iya tadi jam 18.00," kata warga yang enggan disebutkan namanya. "Yang lewat disitu disuruh putar balik."

Masih dilansir dari Kumparan, wartawan pun juga tidak diperbolehkan mendekat untuk meliput. Alasannya, masih dilakukan proses pemadaman. Berdasarkan pengakuan warga, tampak sebuah mobil crane yang didatangkan di lokasi kejadian. Mobil tersebut diperlukan untuk mengangkat bagian kapal yang tenggelam sebagian.

Insiden kapal terbakar sebelumnya pernah terjadi di perairan Buleleng, Bali belum lama ini. Beruntung, 10 anak buah Kapal Motor (KM) Bintang Jaya VI bisa selamat.

"Saat terbakar kebetulan MV Pioneer yang berlayar dari Singapura hendak menuju Australia melintas," kata Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali I Made Junetra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/11). "Dan segera mengevakuasi seluruh ABK dalam keadaan selamat sekitar pukul 15.55 Wita."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts