Ahok Mulus Masuk BUMN, Fadli Zon Sebut Karena 'Teman Sejati' Jokowi
Nasional
Ahok Jadi Bos BUMN

Rencana Ahok untuk menjadi petinggi BUMN terus diiringi kontroversi, terutama karena penunjukan sang eks Gubernur DKI Jakarta terkesan sangat 'mendadak'. Fadli Zon pun ikut berkomentar soal rencana ini.

WowKeren - Wacana masuknya eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ke dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menimbulkan polemik. Pro dan kontra terus mengiringi rencana tersebut, apalagi karena Ahok pernah berstatus sebagai narapidana dalam kasus penodaan agama.

Berbagai pihak pun tak takut menyuarakan pendapat mereka atas penunjukan Ahok untuk memimpin perusahaan pelat merah ini. Mulai dari pendapat yang "sejuk", hingga beberapa yang terkesan nyinyir dan menimbulkan perdebatan lebih lanjut oleh masyarakat.


Salah satunya adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Lewat media sosial Twitter-nya, Fadli rupanya memiliki dugaan tersendiri di balik penunjukan Ahok.

"Kalau P @jokowi mengangkat Ahok menjadi pejabat BUMN, itu menunjukkan hubungan mereka yang dalam," tulis Fadli pada Senin (18/11) pukul 07.07 WIB. "Bukan sekedar teman politik, tapi teman sejati."

Cuitan itu bak menyindir Jokowi, yang tanpa "basa-basi" sebelumnya, tiba-tiba merekomendasikan Ahok untuk mengisi posisi strategis di BUMN. Hal senada sebelumnya juga sempat disampaikan oleh Juru Bicara Persatuan Alumni 212, Novel Bamukmin yang menilai Jokowi hanya sekadar memberikan jatah kursi demi balas budi.

"Saya duga suatu balas budi kepada Ahok," kata Novel, dilansir JPNN, Kamis (14/11). "Namun jasa apa ya Ahok sampai dapat jabatan objek vital milik pemerintah? Padahal Ahok minim prestasi."

Cuitan Fadli itu pun langsung balik diserang oleh warganet. Mereka beramai-ramai menyinggung Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang tiba-tiba juga dipilih sebagai Menteri Pertahanan.

"Berati pak prabowo teman sejatinya pak jokowi, well said," sindir @da*****nr. "Menhan dan Mentri kelautan itu hubungannya apa dong Zon?" imbuh @ber********kri.

Namun rupanya Fadli sudah menyiapkan jawaban tersendiri terhadap serangan warganet tersebut. Menurutnya membandingkan terpilihnya Prabowo dan Ahok tidak sepadan, sebab menurutnya Prabowo memiliki kapabilitas untuk mengemban amanah sebagai Menhan. "Tentu krn politik n kapasitas kapabilitas," cuit Fadli.

You can share this post!

Related Posts
Loading...