Staf Khusus Presiden Jokowi Bakal Diumumkan, Nama Putri Pengusaha Besar Indonesia Masuk?
Nasional

Presiden Jokowi dikabarkan akan mengumumkan staf khusus kepresidenan hari ini (21/11). Nama putri salah satu pengusaha besar di Indonesia pun digadang-gadang masuk ke dalam daftar staf presiden tersebut.

WowKeren - Presiden Joko Widodo berencana untuk mengumumkan para staf khususnya sore ini. Menurut informasi yang didapat pun, para staf khusus ini nantinya akan diisi oleh tokoh-tokoh muda yang siap untuk membantu memajukan Indonesia.

Kabar tersebut sontak saja membuat sejumlah nama orang-orang muda berprestasi digadang-gadang akan mengisi posisi tersebut. Seperti CEO and Founder Creativepreneur Putri Indahsari atau Putri Tanjung, pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, perumus gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, dan pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia.

Dikutip dari Tempo, rencana pengumuman staf khusus ini berlangsung pukul 16.00 WIB. "Untuk konfirmasinya besok (hari ini) jam 16.00 Bapak Jokowi yang akan konfirmasi sendiri, ya," kata Angkie, Rabu (20/11).


Untuk nama putri pengusaha Chairul Tanjung, Putri Indahsari (Putri Tanjung) yang masuk dalam daftar nama tersebut sudah lebih dahulu dibocorkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. "Saya tidak mendengar secara jelas tapi kabar-kabarnya ada anaknya Pak Chairul Tanjung juga," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11).

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan Presiden Jokowi memang akan menempatkan sejumlah tokoh muda sebagai staf khususnya. Lebih lanjut, ia mengatakan jika Jokowi tidak ingin anak-anak muda yang belum memiliki pengalaman mumpuni di bidang birokrasi dipaksakan menjadi menteri.

Karena itu, mereka memberikan jalan alternatif dengan menempatkan anak-anak muda ini berada di posisi staf khusus presiden. "Strateginya posisi staf khusus presiden yang tidak terbebani dengan birokrasi," kata Pratikno di Istana Merdeka, Kamis (24/10) lalu.

"Kalau kami menemukan anak muda yang pengalaman birokrasinya kuat, ya jalan," sambungnya. "Tapi kalau enggak menemukan jangan sampai nanti malah justru men-downgrade dia. Anak muda potensial diberi tugas berat malah tidak perform, kasihan."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait