Buntut Kasus Ojol Bawa Kabur Jenazah Bayi, Pihak Rumah Sakit Janjikan Ini
Nasional

Beberapa waktu lalu viral rombongan ojol yang membawa kabur jenazah bayi dari RSUP M Djamil, Padang. Buntut dari kasus tersebut membuat pihak RS pun bertanggung jawab terhadap korban dan keluarganya.

WowKeren - Media sosial dihebohkan dengan video rombongan pengemudi ojek online (ojol) yang mendatangi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil, Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (19/11). Dalam video tersebut rombongan ojol terlihat membawa paksa jenazah bayi dari salah satu rekan seprofesi mereka.

Aksi yang tergolong nekat tersebut dilakukan karena pihak rumah sakit menahan jenazah bayi tersebut karena orang tuanya tak bisa membayar biaya rumah sakit senilai Rp 24 juta lebih. Kasus tersebut pun diketahui berakhir dengan damai.

Pasalnya Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dokter Muhammad Djamil, Padang batal melaporkan rombongan ojol tersebut ke pihak berwajib. Tak hanya itu, pihak rumah sakit juga membebaskan keluarga pasien dari seluruh biaya perawatan selama ini.

Keputusan tersebut merupakan kebijakan khusus yang diambil oleh direksi rumah sakit. "Sudah kita gratiskan. Keluarga pasien tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatan yang sempat tertunggak," kata Direktur Utama RSUP Dokter Muhammad Djamil Padang, Yusirwan Yusuf, Rabu (20/11).


Alasan pihak rumah sakit membebaskan biaya tagihan tersebut dikarenakan keluarga pasien yang berasal dari keluarga kurang mampu. Yusirwan juga menegaskan jika pihak rumah sakit sama sekali tidak berniat untuk mempersulit pasien ataupun menahan jenazah.

"Semuanya ada prosedur. Ini perlu diluruskan bahwa kami tidak menahan jenazah, namun tentu saja ada urusan administrasinya," jelasnya. "Menyelesaikan administrasi bukan berarti harus membayar tagihan dulu baru bisa membawa jenazah pulang."

"Keluarga pasien tidak menggunakan BPJS sehingga masuk dalam kategori pasien umum," sambungnya. "Jika mereka belum sanggup membayar biaya rumah sakit, bisa menyebutkan ke pihak kami dan dicarikan jalan keluarnya."

Sebelumnya, driver ojol yang membawa kabur jenazah seorang bayi tersebut telah meminta maaf kepada pihak RS secara langsung. "Atas nama pengemudi ojek online, kami meminta maaf atas insiden yang terjadi pada Selasa kemarin," kata salah seorang perwakilan ojol, Aldi, Rabu (20/11/2019).

Permintaan maaf itu disampaikannya kepada Direktur Utama (Dirut) RS dr Muhammad Djamil, Padang, Yusirwan Yusuf. Aldi datang menemui Yusirwan bersama empat rekannya. Ia juga menjelaskan jika aksi yang dilakukan tersebut hanya reaksi spontan saja. "Itu hanya aksi spontan, tanpa ada yang menyuruh. Mungkin karena terbawa emosi, sehingga insiden itu terjadi," jelasnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait