Viral Soeharto Bak Peramal Jitu Prediksi Nasib Indonesia Tahun 2020
Nasional

Dalam video viral tersebut, tampak sang Presiden ke-2 RI memberikan wejangannya terkait nasib Indonesia beberapa tahun ke depan. Menariknya, apa yang Soeharto sampaikan seakan tepat menggambarkan Indonesia masa kini.

WowKeren - Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo sempat meluapkan emosinya terkait perkara impor barang. Kemarahannya ini bermula usai Jokowi mendapati informasi bahwa Indonesia melakukan impor cangkul, yang sejatinya mudah ditemui di penjuru negeri.

Perihal impor rupanya tak hanya menjadi "sumber rasa pening" Jokowi. Sebab, jauh sebelum Jokowi marah-marah gegara impor, Presiden ke-2 RI Soeharto sudah terlebih dahulu memusingkan hal tersebut.


Kala itu Soeharto memang tak marah-marah, namun ia meramalkan Indonesia yang bisa "hancur" pada 2020. Alasannya pun cukup membuat publik terhenyak, yakni rasa cinta warga Indonesia terhadap produk-produk dalam negeri.

Menurut Soeharto, dengan globalisasi, akan semakin mudah produk asing menyerbu Indonesia. Bila warga Indonesia tak mencintai produk dalam negerinya, ada potensi negara ini mati.

"Anak-anak pelajar sekarang harus disiapkan, untuk mencintai Tanah Air, untuk mencintai produk dalam negeri," ujar Soeharto dalam video tersebut. "Sebab para remaja yang nanti akan hidup tahun 2020 akan menjadi benteng untuk mempertahankan kelangsungan hidup negara dan bangsa."

"Sebab kalau pemuda kesengsem dengan produk yang murah tetapi hasil produksi luar negeri, hancur bangsanya," imbuh Soeharto. "Kenapa? Karena produknya tidak ada yang membeli. Kalau tidak ada yang beli, pabriknya tutup. Lantas tidak bisa kerja, tidak bisa makan. Nah itu (dampaknya)."

Menariknya, pernyataan ini Soeharto sampaikan pada 1995 silam, masa-masa dimana Indonesia mulai menerima arus globalisasi. Soeharto bak sudah meramalkan warga Indonesia yang akan cenderung menomorduakan produk domestik.

Twitter/TututSoeharto49

Tak berhenti sampai di situ, Soeharto pun menyelipkan wejangan demi membendung arus impor yang mungkin terjadi ke depannya. Solusi itu tak lain dan tak bukan adalah nasionalisme serta rasa mencintai Tanah Air.

"Kita harus meningkatkan daya saing (setinggi mungkin) dan pasti kita bisa, kita yakin," pungkas Soeharto. "Tapi andaikata tidak, senjatanya adalah mulai sekarang nasionalisme. (Rasa) mencintai produk dalam negeri harus mulai sekarang dilakukan."

Video bersejarah itu diunggah oleh putri sang mantan presiden, yakni Tutut Soeharto. Lewat Twitter-nya, Tutut mencoba mengingatkan kembali perihal pentingnya rasa mencintai produk dalam negeri demi keselamatan bangsa.

Viral Soeharto Bak Peramal Jitu Prediksi Nasib Indonesia Tahun 2020

Twitter

Tak ayal video ini pun diramaikan banyak warganet. Dan seperti sudah diduga, pandangan warganet pun terbelah. Ada yan mengaku rindu dengan sang Bapak Pembangunan, namun ada pula yang sudah move on dengan era pemerintahan sekarang.

You can share this post!

Related Posts
Loading...