Rommy Eks Ketum PPP Murka Sampai Gebrak Meja Dengar Pengakuan Sepupunya di Persidangan, Ada Apa?
Instagram/romahurmuziy
Nasional

Romahurmuziy alias Rommy yang terjerat dalam kasus dugaan jual beli jabatan di wilayah Kementerian Agama dibuat berang dengan kesaksian para sepupunya di persidangan.

WowKeren - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Rommy, sempat dibuat geram oleh saksi dalam persidangannya pada Rabu (27/11). Saksi yang membuat Rommy murka tak lain adalah sepupunya sendiri.

Diketahui, Rommy didakwa menerima suap dari Haris Hasanudin dan M Muafaq Wirahadi. Rommy diduga menerima Rp 325 juta dari Haris untuk membantunya mendapat jabatan sebagai Kakanwil Kementerian Agama Jawa Timur. Ia juga diduga menerima Rp 91,4 juta dari Muafaq untuk membantunya mendapat jabatan sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik. Namun, dalam surat dakwaan tercatat bahwa sebagian uang dari Muafaq diarahkan Rommy untuk kepentingan sepupunya yang bernama Abdul Wahab dalam mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Gresik.

Dalam kesaksiannya di persidangan pada 20 November 2019, sepupu Rommy lainnya sekaligus adik Wahab, Abdul Rochim, mengaku pernah dihubungi oleh Muafaq. Menurut Rochim, kala itu Muafaq bercerita ingin mendapatkan promosi jabatan.

Rochim menyampaikan bahwa Muafaq mengenalnya sebagai sepupu Rommy dengan harapan keinginannya dapat tersampaikan pada Rommy. Rochim lantas mengaku menyampaikan keinginan Muafaq kepada Rommy dalam acara keluarga di Yogyakarta.

"Saya sampaikan 'saya punya teman ingin promosi eselon III', Pak Muafaq itu," tutur Rochim dalam kesaksiannya. "Terus, beliau nanggepinnya, 'Yowes jalani wae sesuai prosedur,' gitu. Habis itu saya enggak meneruskan lagi."

Beberapa bulan kemudian, tutur Rochim, Rommy bertemu dengan Muafaq. "Pak Muafaq cerita sama saya, katanya 'Pak Rommy bilang saya disuruh banyak berdoa saja'," ujar Rochim menirukan Muafaq.

Setelah itu, giliran Wahab yang bersaksi pada Rabu (27/11) kemarin. Wahab mengaku awalnya ia bercerita kepada Rochim hendak menemui Rommy di Jakarta.


Mendengar hal itu, Rochim pun menitipkan pesan Muafaq kepada Wahab agar disampaikan ke Rommy. Pada akhirnya, Wahab mengaku tidak menyampaikan pesan tersebut kepada Rommy.

Meski demikian, Wahab mengarang cerita akan menemui Rommy kepada Muafaq. Hal itu dilakukan Wahab agar Muafaq membantunya sebagai timbal balik. Kala itu, Wahab memang perlu bantuan dalam kampanye sebagai caleg DPRD Kabupaten Gresik.

"Itu karangan saya aja Pak," tutur Wahab. "Ya biar terkesan saya berjasa, berjasa untuk ketemu dengan Pak Rommy."

Ketua Majelis Hakim, Fahzal Hendri pun merasa heran mendengar kesaksian Wahab. "Berarti saudara jual namanya Rommy?" tanya Fahzal.

"Saya ndak terpikir sampai situ (menjual nama Rommy). Mohon maaf," jawab Wahab. Kesaksian Wahab ini pun membuat Rommy murka hingga menggebrak meja di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Kenapa kamu mengatakan kepada Muafaq memantapkan kepada saya? Apakah ada ucapan lebih, cara kamu memantapkan kepada saya, kecuali kamu mengatakan bahwa ada salam dari Aim tentang Muafaq, dan saya jawab 'Muafaq yang mana?'" ujar Rommy. "Kenapa kamu menyampaikan itu? Minggu lalu Aim, sekarang kamu."

Wahab pun memohon maaf kepada Rommy dalam kesempatan tersebut. "Tidak ada, itu memang karangan saya dan biar keliatan berjasa, dan juga di kesempatan ini saya mohon maaf Mas," pungkas Wahab.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait