Megawati Akui Sempat Marah Prabowo 'Keleleran' di Luar Negeri
Nasional

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri blak-blakan menceritakan soal hubungan persahabatannya dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Ia bahkan mengaku sempat marah saat tau Prabowo terlantar di luar negeri.

WowKeren - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri acara Presedential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila yang digelar di Istana Negara Jakarta, Selasa (3/12). Dalam acara tersebut, ia turut memberikan sambutan.

Dalam sambutannya tersebut, Megawati turut menceritakan terkait hubungan pertemanan baiknya dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Megawati mengatakan jika persahabatannya dengan Prabowo itu terjalin sudah cukup lama.

"Kenapa Pak Prabowo, sampai orang kayaknya bingung, kok saya bisa sobatan yang namanya Prabowo Subianto. Memangnya kenapa?" kata Megawati di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12). Ia kemudian menambahkan jika dirinya tak pernah bermusuhan dengan Ketum Gerindra tersebut.

"Karena apa? kalau buat saya itu Pancasila saya, katanya musuh harus dirangkul," terangnya. "Lah kalau Prabowo dianggap musuh? Ya nggak saya suruh saya pulang, heh sana. Dulu saya ngambil beliau 'keleleran' (telantar)."


Lebih lanjut, Mega menceritakan bahwa dirinya sempat marah saat mendengar Prabowo "keleleran" atau terlantar di luar negeri. “Saya suruh dia pulang. Dulu saya ambil beliau keleleran. Saya marah sebagai Presiden," ujar

"Siapa yang buang beliau? Stateless? Tidak. Saya marah pada Menlu, saya marah pada Panglima," sambungnya. "Apa pun juga beliau manusia Indonesia. Pulang, beri dia itu tanggung jawab."

Seperti yang diketahui, Prabowo sempat tinggal lama di luar negeri. Mantan Danjen Kopassus itu berada di luar negeri setelah diberhentikan dari jabatannya sebagai Pangkostrad berkaitan peristiwa kerusuhan 1998.

Pada 2009 silam, Megawati dan Prabowo bahkan maju ke Pemilu 2009 sebagai pasangan Capres dan Cawapres pada saat itu. Bahkan Ketum Gerindra itu pernah mengaku jika dirinya kerap beberapa kali mengalah dalam urusan politik dari Megawati. Pasalnya, putri dari proklamator Indonesia itu pandai meluluhkan hati sehingga membuatnya manut.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait