Penggemar EXO Kesal Pada SM Entertainment Soal Album 'Obsession', Tagar #SMsabotangingEXO Bergema
Musik

Para penggemar EXO kompak memasang tagar #SMsabotangingEXO di Twitter. Hal ini dipicu dari album 'Obsession' di Amerika Serikat yang tak kunjung ditambahkan stoknya oleh SM Entertainment, padahal peminatnya amat banyak.

WowKeren - EXO baru saja comeback dengan album terbaru mereka yang bertajuk "Obsession" pada 27 November lalu. Ini merupakan album keenam mereka. Sebelumnya, grup besutan SM Entertainment ini comeback dengan merilis album repackage "Love Shot" yang dirilis Desember tahun 2018 lalu.

Namun, baru-baru ini para Penggemar EXO, yakni EXO-L baru saja mengungkapkan kekesalannya yang luar biasa terhadap SM Entertainment. Hal ini diketahui dari tagar #SMsabotangingEXO yang saat ini menjadi trending topik di beberapa negara, salah satunya yakni di Indonesia.


Penggemar EXO Kesal Pada SM Entertainment Soal Album \'Obsession\', Tagar #SMsabotangingEXO Bergema

Twitter

Tagar itu dipicu oleh SM Entertainment yang terlambat menyediakan link untuk pre-order album para penggemar EXO di Amerika Serikat. Hal yang paling membuat banyak fans marah adalah pengiriman album tersebut yang memakan waktu 1 hingga 2 bulan lamanya.

Selain itu, SM Entertainment juga diketahui tidak dapat menyediakan stok yang diinginkan oleh para penggemar EXO. Hal ini membuat berbagai toko penjual album besar pun hanya memiliki sedikit ketersediaan album EXO.

Tak hanya itu, para penggemar yang sudah membeli album EXO pun mengungkapkan bahwa pesanan mereka masih belum dikirimkan. Album tersebut diperkirakan tidak akan dikirim dalam waktu dekat. Akan tetapi, para fans tidak mendapat jawaban mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Penjualan album terbaru EXO yang mengalami masalah ini menyebabkan "Obsession" mendapatkan chart yang rendah di Ksites. Padahal, "Obsession" berhasil menempati posisi pertama di Gaon dan menjadi Top World Digital Song di Billboard. Akhirnya, banyak EXO-L yang mengira hal ini sengaja dilakukan oleh SM Entertainmet karena ingin menekan kepopuleran EXO.

"Gamungkin ga bisa nge restock album ke pasar US agensi sebesar itu. Bukannya gabisaa itu mah gamau namanya," kata @loe***. "Agensi lain berlomba lomba memperluas promosi mereka buat idol nya terkenal. Ini justru kebalikan nya. Kenapa SM?" kata @AFach***. "Kadang antara lucu dan miris EXO gak hanya di serang oleh Antis exo, tp juga di serang oleh Agensi nya, tujuan nya mungkin untuk meredupkan exo wkkw! tapi maaf EXOL tau," ungkap @ChanForBa***.

Sebelumnya hal serupa juga pernah dialami oleh ELF, para penggemar Super Junior pada Oktober lalu yang juga kehabisan album. ELF sempat menghubungi situs penjual album Ktown4u dan mendapat penjelasan dari mereka bahwa SM Entertainmet memberikan jumlah album terbatas sehingga mengakibatkan Ktown4u dan toko-toko lain harus mengembalikan uang kepada para ELF yang sudah memesan album namun tak mendapatkannya. Padahal, SM Entertainment disinyalir mengetahui jumlah pre-order album tersebut.

You can share this post!

Related Posts