Pamerkan Penghargaan Anti Korupsi, Anies Baswedan: Untuk Komitmen Pemimpinnya
Twitter/aniesbaswedan
Nasional

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa indikator penghargaan tersebut diambil dari survei persepsi dan survei kualitas layanan yang digelar oleh Kemenpan-RB.

WowKeren - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) baru saja menganugerahkan penghargaan Pemimpin Perubahan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut Anies, penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen seorang pemimpin.

Anies juga menilai bahwa penghargaan ini tidak ditujukan hanya untuk dirinya saja, melainkan juga untuk seluruh jajaran di Pemprov DKI Jakarta. "Zona integritas ini diberikan kepada pimpinan dan jajaran. Penghargaan ini diberikan bukan sekadar inovasinya tapi juga kepada komitmen pemimpinnya," ujar Anies di Balai Kota DKI pada Selasa (10/12).

Menurut Anies, indikator penghargaan tersebut diambil dari survei persepsi dan survei kualitas layanan yang digelar oleh Kemenpan-RB. Ia juga menyampaikan bahwa penghargaan tersebut hanya diberikan kepadanya dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Kualitas layanan kita juga diukur dari situ," terang Anies. "(Penghargaan) Menpan RB hanya diberikan kepada dua gubernur yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur."


Tak hanya sang Gubernur, sejumlah dinas di DKI juga turut mendapatkan penghargaan. Di antaranya adalah PTSP, RSUD Pasar Minggu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Pengujian Kendaraan Bermotor Pulogadung, dan PKB Ujung Menteng.

Sementara itu, Menpan-RB Tjahjo Kumolo menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tahapan untuk membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi bagi kementerian/lembaga dan Pemda. Yang pertama adalah pencanangan zona integritas pada unit kerja.

Lalu yang kedua adalah pembangunan terhadap 6 area perubahan. Area yang dimaksud meliputi manajemen perubahan, penguatan tata laksana, penguatan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Kemudian penilaian tim internal dan evaluasi tim penilai nasional," pungkas Tjahjo. "Selanjutnya penetapan predikat unit kerja, dan terakhir penyerahan penghargaan."

Di sisi lain, Kemenpan-RB juga memberikan penghargaan kepada sejumlah Menteri. Di antaranya adalah Menteri Keuangan dengan 149 penghargaan, Menkumham dengan 43 penghargaan, Kemudian Menhub dengan 12 penghargaan, Menteri Perindustrian dengan 6 penghargaan, Menteri Luar Negeri dengan 8 penghargaan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN dengan 7 penghargaan, hingga Menteri Agama dengan 5 penghargaan.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait