Habib Luthfi Akui Tak Bersyukur Usai Dilantik Jadi Wantimpres, Kenapa?
Nasional
Pelantikan Wantimpres 2019

Habib Luthfi Yahya menjadi salah satu anggota Wantimpres 2019-2024 yang dilantik Presiden Jokowi hari ini (13/12). 9 Wantimpres yang dilantiknya tersusun atas tokoh dari berbagai bidang.

WowKeren - Hari ini (13/12), Presiden Joko Widodo telah melantik sembilan tokoh lintas bidang untuk menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024. Sesuai aturan yang berlaku, Wantimpres berwenang untuk memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden.

Salah satu yang dilantik adalah Muhammad Luthfi bin Yahya atau yang lebih dikenal sebagai Habib Luthfi Yahya. Ulama kondang yang pernah menjadi salah satu dari 500 muslim berpengaruh di dunia itu dipilih menjadi perwakilan Nahdlatul Ulama (NU) di Wantimpres.


Terkait dengan jabatan yang baru diembannya itu, Luthfi ternyata memiliki pandangan tersendiri. Bahkan ia mengaku tak bersyukur walau telah dilantik menjadi Wantimpres.

Awalnya Luthfi menilai bahwa jabatan barunya itu bukan sekadar kebanggaan, melainkan sebuah tanggung jawab yang tak mudah. "Bukan suatu kebanggaan, tapi ini amanat, tanggung jawab, bukan (tugas) sepele," tuturnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12).

Pelantikan hari ini pun tak disyukuri oleh Luthfi. Sebaliknya, hal ini merupakan titik awal dalam menjalankan tugas.

"Kita mensyukuri kalau berhasil, bukan mensyukuri kalau dilantik," terang Luthfi, seperti dilansir dari Liputan 6. "Tapi mensyukuri, negara bangsa ini mesti percaya. Nah mampu nggak kita menjaga kepercayaan itu."

Luthfi pun mengaku tak punya alasan untuk menyatakan bersedia, apalagi kalau sampai menolak, jabatan sebagai anggota Wantimpres. Sebab pengabdiannya ini merupakan kontribusi bagi bangsa dan negara.

"Saya nggk punya alasan. Cuma kita ingat 1945 kita ada di mana, 1947 ada di mana," pungkasnya. "Nah kita ingin ambil kontribusi untuk negara dan bangsa ini."

Selain Habib Luthfi, Presiden Jokowi juga memilih delapan Wantimpres lain. Termasuk di antaranya eks Menko Polhukam Wiranto, Wantimpres 2014-2019 Sidharto Danudarma, dan bos Mayapada Group Dato Sri Tahir.

Dari sembilan anggota Wantimpres itu, Jokowi pun menunjuk Wiranto untuk menjadi ketua. Terkait penunjukan itu, Jokowi menilai Wiranto memiliki pengalaman yang mumpuni di bidang pemerintahan.

You can share this post!

Related Posts