Terlambat ke Pelantikan Wantimpres Hingga Tampil Beda, Ini Pengakuan Habib Luthfi
Twitter/setkabgoid
Nasional
Pelantikan Wantimpres 2019

Ulama Nahdlatul Ulama (NU), Muhammad Luthfi bin Yahya atau yang lebih dikenal sebagai Habib Luthfi Yahya datang paling terakhir ke acara pelantikan Wantimpres Jokowi pada Jumat (14/12).

WowKeren - Sembilan tokoh lintas bidang telah resmi dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024 pada Jumat (13/12). Diketahui, anggota Wantimpres berwenang untuk memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Salah satu tokoh yang dipercaya Jokowi untuk menjadi anggota Wantimpres adalah ulama Nahdlatul Ulama (NU), Muhammad Luthfi bin Yahya atau yang lebih dikenal sebagai Habib Luthfi Yahya. Habib Luthfi sendiri terpantau datang paling terakhir ke acara pelantikan, yakni sekitar pukul 14.50 WIB. Sedianya, acara pelantikan ini diagendakan pada pukul 14.30 WIB.


Sementara itu, anggota Wantimpres lainnya diketahui telah mulai berdatangan sejak pukul 13.00 WIB. Rupanya, Habib Luthfi terjebak kemacetan di dalam perjalanan.

Usai Habib Luthfi menyalami sejumlah anggota yang telah tiba di lokasi, mereka pun berbaris. Tak lama, sang Presiden memasuki lokasi pelantikan dan mengambil sumpah ke-9 anggota Wantimpres tersebut.

Kala ditanya mengapa dirinya terlambat, Habib Luthfi hanya memberikan jawaban singkat. "Enggak usah tanya. Tanya sendiri sama jalan raya," jawab Habib Luthfi di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Adapun Habib Luthfi tampil beda dengan mengenakan setelan jas hitam, dasi merah, dan peci hitam. Biasanya, sang ulama kerap mengenakan baju koko atau gamis, peci, maupun sorban.

Saat ditanya mengenai penampilannya yang berbeda, Ketua Forum Sufi Dunia tersebut pun tertawa. Ia menjelaskan bahwa dirinya juga pernah mengenakan setelan jas kala menikah dulu.

"Ono-ono wae (ada-ada saja)," ujar Habib Luthfi. "Waktu pengantin pernah kok (pakai)."

Di sisi lain, Habib Luthfi justru mengaku tak bersyukur walau telah dilantik menjadi Wantimpres. Pasalnya, pelantikannya sebagai Wantimpres ini dinilai merupakan titik awal dalam menjalankan tanggung jawab yang tak mudah.

"Bukan suatu kebanggaan, tapi ini amanat, tanggung jawab, bukan (tugas) sepele," pungkas Habib Luthfi. "Kita mensyukuri kalau berhasil, bukan mensyukuri kalau dilantik. Tapi mensyukuri, negara bangsa ini mesti percaya. Nah mampu enggak kita menjaga kepercayaan itu."

You can share this post!

Related Posts