Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap agar diskon yang diberikan oleh maskapai penerbangan itu sudah dihitung dengan baik hingga tak menimbulkan beban bagi perusahaan.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 19 Desember 2019 - 14:33 WIB
WowKeren - Menjelang liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), maskapai penerbangan berlomba-lomba untuk memberikan potongan harga alias diskon. Pemberian diskon ini pun disambut baik oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
"Garuda sudah. Sudah juga Lion, Batik memberikan diskon," tutur Budi Karya di Jakarta pada Kamis (19/12). "Persentasenya saya enggak tahu, mereka memberikan."
Meski demikian, Budi Karya berharap agar diskon yang diberikan oleh maskapai penerbangan itu sudah dihitung dengan baik hingga tak menimbulkan beban bagi perusahaan. Budi Karya juga menegaskan bahwa transportasi saat Nataru berjalan dengan baik juga tak kalah penting dari diskon.
"Kita harus membuat equilibrium antara kelangsungan hidup daripada maskapai dengan daya jangkau masyarakat," ujar Budi Karya. "Kan kita enggak boleh masyarakatnya murah, perusahaannya hancur. Nanti malah kacau."
Lebih lanjut, Budi Karya mengaku masih mencari cara supaya tiket penerbangan bisa terjangkau oleh masyarakat. Ia pun memastikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto serta Menteri BUMN Erick Thohir terkait harga tiket pesawat.
"Jalan keluarnya itu adalah satu, mereview dari cost yaitu avtur itu kewenangan Kementerian BUMN melakukan evaluasi. Sudah ada yang akan dilakukan. Meninjau lagi cost-cost yang lain seperti leasing dan sebagainya," jelas Budi Karya. "Kalau costnya itu murah maka HPP nya jadi murah. Sehingga memungkinkan Garuda, Lion memberikan tarif murah."
Selain itu, Budi Karya juga tidak menutup kemungkinan bahwa pemberian tiket murah dapat diterapkan di hari aktif yang jam penerbangannya atau jumlah penumpangnya rendah terlebih dahulu. Budi Karya sendiri menegaskan pihaknya masih menunggu diskusi intensi dengan sejumlah pihak terkait. "Saya yakin Kementerian BUMN, Perekonomian sangat concern dan akan dilaksanakan," pungkas Budi Karya.
Sebelumnya, maskapai Garuda Indonesia telah memberikan diskon harga tiket hingga 40 persen bagi rute-rute tertentu dalam rangka Nataru. Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah, menjelaskan bahwa diskon tersebut berlaku untuk pembelian tiket melalui Online Travel Agent (OTA), Mobile Apps, Website maupun Ticketing Office Garuda Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia. Diskon ini berlaku untuk penerbangan dengan periode 10 Desember 2019 - 31 Januari 2020.
"Pemberian potongan harga ini berlaku untuk periode perjalanan pada tanggal 10 Desember 2019 - 31 Januari 2020," terang Pikri dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (13/12). "Potongan harga berlaku pada hari-hari tertentu di rute-rute domestik tertentu."
(wk/Bert)