Cegah Virus Babi Afrika Menyebar, Pemerintah Isolasi Daerah Terjangkit Di Sumut
Nasional

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai bahwa mengisolasi daerah yang terjangkit adalah langkah tepat untuk mencegah virus demam babi Afrika menyebar.

WowKeren - Virus demam babi Afrika tengah menyebar di Sumatera Utara. Untuk itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan jajarannya akan mengisolasi daerah yang terjangkit demam babi Afrika.

Langkah itu bertujuan untuk mencegah virus menyebar dan menjangkiti ternak babi lainnya. Selain mengisolasi daerah yang terinfeksi, jajarannya juga akan terus melakukan pengecekan secara rutin di lapangan.

"Salah satunya dengan mengisolasi daerah yang terjangkit sangat total," kata Syahrul di Jakarta, Rabu (25/12). "Kemudian daerah lain harus secara rutin, tiap hari harus cek apakah ada virus yang menyangkut."

Menurut Syahrul, langkah isolasi memang tepat untuk mencegah penyebaran virus. "Isolasi untuk dia keluar wilayah, itu yang kita perketat, oleh pemerintah daerah," lanjut Syahrul.

Sementara itu, peternakan babi sendiri di Indonesia tidak dikembangkan secara menyeluruh, melainkan hanya ditekankan di satu titik. Oleh sebab itu, kabupaten yang terjangkit virus ini jumlahnya juga tak banyak yakni hanya sekitar 2-3 wilayah.


Sesuai prosedur, pengendalian penyebaran virus tersebut akan dilakukan dengan pemusnahan. Hal itu dilakukan dengan menggandeng sejumlah pihak terkait.

"Kami sudah lakukan pengendalian secara maksimal dilakukan oleh para gubernur, para bupati dan jajaran pengamanan yang ada," lanjut Syahrul. "Tentu saja penanganan sesuai prosedur yang ada, memang kita harus musnahkan di sana dan itu dalam proses."

Terkait masalah flu babi ini, Malaysia sebelumnya mengeluarkan larangan untuk mengimpor babi dari kawasan terjangkit, termasuk Indonesia. Menurut Syahrul, hal ini sudah menjadi konsekuensi. Hal serupa juga sebelumnya pernah terjadi pada kasus flu burung beberapa waktu lalu.

"Itulah salah satu risiko kalau kita terjangkit, makanya saya juga tetapkan daerah khusus saja yang terjangkit itu yang harus jawab," jelas Syahrul. "Pengalaman kita tentang flu burung kemarin. Begitu bilang ada yang terjangkit, tidak masuk (impornya)."

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah mengumumkan adanya kasus Demam Babi Afrika atau lebih dikenal dengan African Swine Fever (ASF) di Sumatra Utara. Penyakit ASF telah terjadi di 16 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts