Keterbatasan perahu karet tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Edy Sukamto.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 02 Januari 2020 - 10:46 WIB
WowKeren - Sejumlah warga terdampak banjir di wilayah Jabodetabek mengalami kesulitan evakuasi. Di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, evakuasi sukar dilakukan lantaran terbatasnya jumlah perahu karet.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Edy Sukamto. Menurut Edy, pihaknya telah meminta bantuan perahu karet ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), namun jumlahnya masih tetap kurang untuk mengevakuasi warga.
"Perahu (karet) kami juga terbatas, sudah minta bantuan dari pusat masih kurang juga," terang Edy dilansir CNN Indonesia pada Kamis (2/1). "Karena banjir sangat luas."
Sejumlah warga Bekasi sendiri sebelumnya sempat mengeluhkan kekurangan perahu karet di wilayah terdampak banjir. Salah satunya adalah Gusti, warga Perumahan Kemang Ifi Graha/Angkatan Laut Sinar Pondok Benda, Jatiasih, Kota Bekasi.
Gusti menyebut bahwa pada Rabu (1/1) masih banyak warga, terutama lansia, yang terjebak di dalam rumah. Ia pun meminta agar pemerintah lewat instansi terkait segera mengirimkan bantuan perahu karet.
Menurut Gusti, saat ini baru ada 2 perahu karet milik RW setempat yang digunakan untuk mengevakuasi warga. "Belum dapat bala bantuan, perahu karet stock-nya sedikit cuma satu atau dua, itu pun bukan dari Tim SAR," tutur Gusti.
Sementara itu, BNPB mencatat ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten. Jumlah ini terbagi dalam 97 titik di Provinsi Jawa Barat, 63 titik di DKI Jakarta, dan 9 titik di Banten.
Total jumlah pengungsi banjir yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta bahkan mencapai angka 31.232 orang hingga Rabu (1/1) malam. Puluhan ribu warga terdampak banjir tersebut tersebar di sejumlah lokasi pengungsian.
Para pengungsi di wilayah DKI Jakarta ini dilaporkan sangat membutuhkan bantuan makanan, air bersih, selimut dan karpet. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menegaskan jika Pemprov Jakarta akan terus memperhatikan keselamatan warga dan melakukan berbagai upaya dalam menanggulangi banjir.
(wk/Bert)