Terungkap Bukan Hanya Iran, AS Juga Pernah Tembak Pesawat Komersial
Dunia

Iran mengaku tembak jatuh sebuah pesawat komersial asal maskapai Ukraina, Amerika Serikat ternyata juga pernah melakukan hal serupa. Bagaimana ceritanya?

WowKeren - Penyebab kecelakaan yang dialami pesawat boeing 737 milik maskapai Ukraina, Ukraine International Airlines pada Rabu (8/1) pagi waktu setempat di wilayah Teheran, Iran mulai terkuak. Iran telah mengaku jika mereka tidak sengaja menembak jatuh pesawat milik Ukraina tersebut.

Tragedi itu terjadi lantaran Iran telah mengira jika pesawat tersebut merupakan pesawat musuh milik Amerika Serikat (AS). Seperti yang diketahui, di waktu yang bersamaan Iran memang telah melancarkan serangan dengan menembakkan sejumlah rudal ke pangkalan militer milik AS yang berada di Irak. Aksi Iran tersebut sebagai balas dendam usai AS membunuh Jenderal Soleimani.

Dilansir Associated Press, sebelum Iran, rupanya AS juga pernah menembak pesawat komersial secara tidak sengaja. Pesawat yang ditembak AS adalah pesawat Iran Air dengan nomor penerbangan 655. Pesawat ini jatuh pada 3 Juli 1988 silam setelah ditembak oleh Angkatan Laut AS (US Navy) dan menewaskan 290 orang dalam tragedi tersebut.


Tragedi tersebut terjadi lantaran adanya ketegangan antar negara akibat kudeta untuk melengserkan Perdana Menteri terpilih pada 1953 silam. CIA mendukung kudeta tersebut dan mengamankan kekuatan penuh bagi Shah Mohammad Reza Pahlavi hingga dia turun takhta sebelum Revolusi Iran tahun 1979.

Tragedi Iran Air tersebut kembali mencuat usai Presiden Iran Hassan Rouhani mengkritik komentar Presiden AS Donald Trump soal pasukan militer AS telah memilih 52 target di Iran untuk diserang jika diperlukan. Satu target diketahui mewakili satu sandera AS saat pendudukan Kedutaan Besar AS di Teheran tahun 1979 silam.

"Mereka yang merujuk pada angka 52 seharusnya juga ingat angka 290. #IR655," tulis Rouhani via Twitter saat itu. "Jangan pernah mengancam negara Iran."

Serangan terhadap Iran Air terjadi ketika US Navy sedang melancarkan Operation Praying Mantis. Operasi ini merupakan pertempuran laut di Teluk Persia selama seharian penuh antara pasukan Amerika dan Irak saat perang berkepanjangan dengan Irak tahun 1980-an.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait