Curhatan Waria Depok Soal Razia LGBT Ala Wali Kota
Nasional

Razia LGBT yang diusulkan oleh Wali Kota Depok menjadi sorotan. Persaudaraan Waria Depok (Perwade) sendir menilai jika rencana tersebut bisa menimbulkan masalah baru. Kenapa?

WowKeren - Wali Kota Depok, Muhammad Idris, berencana untuk menindak tegas kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Hal ini dilakukan karena pemberitaan Reynhard Sinaga yang melakukan pemerkosaan kepada 48 pria di Manchester, Inggris.

Adapun cara yang dilakukan oleh Idris adalah mengerahkan Satpol PP untuk melakukan razia dan pendataan, terutama kepada para penghuni kos di sekitar Kota Depok. Rencana ini menurutnya demi mencegah adanya "Reynhard berikutnya".


Menanggapi wacana tersebut, Persaudaraan Waria Depok (Perwade) menilai jika upaya sang Wali Kota tersebut merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Ketua Perwade, Sofie mengaku kelompoknya menjadi yang paling dirugikan jika Pemkot Depok sampai merazia kaum LGBT. Pasalnya, identitas kaum waria sendiri paling mudah terlihat dibadingkan kelompok lainnya.

"Karena label ini tadi kan. Kalau yang homo, gay, emang tahu sudah ada label?," ujar Sofie dilansir CNNIndonesia, Rabu (15/1). "Paling kalau ada kejadian dia, sodomi anak di bawah umur. Itu mungkin bisa jadi. Baru bisa terkuak dia sebagai gay atau homo. Kalau waria, gimana itu? Ya paling dirugikan kan waria."

Lebih lanjut, Sofie mengkhawatirkan jika rencana razia tersebut dapat berujung dengan tindakan persekusi pada kelompok LGBT di Depok. Menurutnya, selama bukan bentuk kejahatan seksual tidak ada yang salah pada kelompok LGBT karena orientasi gender merupakan sifat alamiah bahkan bisa lahir dari trauma masa lalu seseorang. "Dan itu kan penyakit dari awal. Itu kan keluarga terdekat dia juga yang memperkosa dia waktu kecil. Si Reynhard itu," ungkap Sofie.

Sementara itu, wacana Idris soal razia LGBT ini tak hanya menjadi sorotan media dalam negeri namun juga media internasional. Terbukti dari seorang jurnalis ABC News bagian Asia Pasifik, Max Walden, yang langsung mengecam kebijakan Idris. Lewat Twitter-nya, Walden menilai tindakan Idris tidak masuk akal.

"Betapa tidak jelas: merespons laporan bahwa keluarga Reynhard Sinaga, WNI yang dijatuhi vonis karena terbukti menjadi pemerkosa di Inggris, tinggal di Depok, wali kota menginstruksikan jajarannya untuk merazia kaum LGBT di sana," cuit Walden pada Senin (13/1) pagi.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts