BMKG Ungkap Penyebab Insiden Kapal Wartawan Terbalik di Labuan Bajo
Nasional

BMKG Nusa Tenggara Timur menyebutkan bahwa insiden kapal terbalik di Labuan Bajo pada Selasa (21/1) disebabkan oleh cuaca yang berangin dan gelombang tinggi.

WowKeren - Kapal Pinisi wisata yang berisi sejumlah wartawan terhantam ombak hingga terbalik di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (21/1). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengungkap penyebab kapal tersebut bisa terbalik.

BMKG NTT menyebut bahwa cuaca yang berangin dan gelombang tinggi menjadi penyebab insiden tersebut. Peristiwa kapal terbalik terjadi usai agenda peliputan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kawasan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.


Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Manggarai Barat Sti Nenot'ek mengungkapkan bahwa sejak awal tahun cuaca di Labuan Bajo memang terjadi angin kencang dan gelombang tinggi. Hal ini lantaran kawasan tersebut masuk ke dalam musim barat. "Memang Januari-Februari umumnya di Manggarai Barat ada musim barat," ujarnya dilansir CNN Indonesia, Selasa (21/1).

Sekitar pukul 09.00 WITA, sempat terjadi hujan gerimis selama sekitar setengah jam sebelum akhirnya cuaca kembali cerah. Namun tiba-tiba terjadi angin kencang dan gelombang tinggi. "Jadi sebenarnya cerah dari pagi, lalu sempat gerimis, tapi setelah itu cerah lagi, angin tidak besar," jelasnya.

Selain faktor cuaca, Sti menilai bahwa kondisi kesiapan kapal tersebut juga masih kurang. Ia menduga bahwa kapal bisa terbalik lantaran layarnya tak kuat menahan angin yang tiba-tiba berembus kencang. "Kalau dilihat, kondisi kapal itu layarnya belum cukup siap, tapi tiba-tiba ada angin kencang dan gelombang tinggi," ujarnya.

Meski demikian, masih belum ada larangan berlayar secara resmi di wilayah perairan tersebut. Ia akan terus berkoordinasi dengan petugas pelabuhan. "Kami terus koordinasi dulu," imbuhnya.

Menurut laporan wartawan Antara yang turut berada dalam kapal saat kejadian, kapal tersebut tiba-tiba diterpa angin kencang dan ombak besar. "Tiba-tiba angin kencang dan ombak gede langsung hitungan detik langsung kapal terbalik," tutur wartawan bernama Desca Natalia tersebut, dilansir Antara.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts