Disebut Bakal Lengser Karena Jiwasraya, Reaksi Adem Erick Thohir Disorot
Nasional
Skandal Korupsi Jiwasraya

SBY mengungkap setidaknya 2 menteri yang berpotensi dijatuhkan apabila DPR RI tetap membentuk Pansus Jiwasraya. Salah satunya adalah Menteri BUMN Erick Thohir.

WowKeren - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tengah menuai sorotan khalayak karena baru saja "menguliti" kasus gagal bayar polis Jiwasraya. Salah satu yang ia sampaikan lewat rilis pers resmi di akun Facebook-nya adalah terkait pembentukan Pansus Jiwasraya oleh DPR RI.

Menurutnya pembentukan Pansus Jiwasraya tak melulu bermakna positif. Sebab SBY mengaku mendengar selentingan bahwa DPR RI sudah menarget beberapa nama untuk dijatuhkan lewat pembentukan Pansus Jiwasraya itu.


Salah satu yang menurut SBY berpotensi lengser karena kasus Jiwasraya adalah Menteri BUMN Erick Thohir. Selain Erick, SBY turut pula menyebut nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, eks Menteri BUMN Rini Soemarno, dan bahkan Presiden Joko Widodo.

Menanggapi hal tersebut, Erick pun angkat bicara. Pengusaha kelas kakap yang kini banting setir menjadi birokrat itu hanya memberikan jawaban adem, sebagaimana biasanya ia merespons berbagai permasalahan selama ini.

Menurut Erick, jabatan bukan hal yang utama. Yang terpenting adalah sifat dan karakter dari sosok tersebut harus tetap melekat, entah ketika menjadi manusia biasa maupun saat menjabat.

"Saya rasa gini lho, kalau jabatan itu kan sesuatu yang bisa setiap saat hilang," ujar Erick di Jakarta, Selasa (28/1). "Yang penting kita sebagai manusia tidak merubah karakter kita, jati diri kita karena jabatan. Jabatan itu bisa anytime (hilang)."

Lebih lanjut, Erick menuturkan bahwa kasus Jiwasraya sudah selesai dilaporkan dan tinggal menunnggu jawaban dari DPR. "Jiwasraya itu sudah dilaporkan, sudah dipaparkan. Besok DPR ingin memastikan," jelas Erick.

Sebelumnya pernyataan SBY soal adanya pihak yang sengaja ditarget untuk dijatuhkan lewat Pansus Jiwasraya juga menuai reaksi pedas dari DPR. Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi, menyayangkan SBY yang melemparkan isu politik di tengah polemik Jiwasraya.

Apalagi, menurut Achmad, seluruh pernyataan SBY justru seperti sedang menuding Partai Demokrat sendiri. Pasalnya hingga kini Demokrat masih menjadi satu-satunya partai yang "tidak terima" dengan pembentukan panitia kerja dan mengotot agar Pansus tetap dibentuk.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts