Sebelumnya telah banyak ditemukan situs peninggalan peradaban masa lampau seperti situs Menggung, situs Planggatan, situs Watu Kandang. Situs-situs tersebut terletak di kaki gunung Lawu.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 03 Februari 2020 - 11:33 WIB
WowKeren - Misteri adanya kehidupan di lereng Gunung Lawu ribuan tahun silam mulai terungkap. Dugaan tersebut muncul usai Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) menemukan 21 titik yang diduga terdapat benda-benda yang bisa menjelaskan adanya kehidupan.
Sebelumnya telah banyak ditemukan situs peninggalan peradaban masa lampau seperti situs Menggung, situs Planggatan, situs Watu Kandang. Situs-situs tersebut terletak di kaki gunung Lawu.
Sejumlah candi juga terdapat di area tersebut seperti Candi Sukuh, Candi Cetho, dan Candi Ketek. Namun kekinian, ditemukan lagi satu benda yang diduga merupakan peninggalan masa lampau yakni umpak.
Umpak tersebut ditemukan di wilayah hutan Agrasmanis, Jenawi, Karanganyar. Misteri umpak hingga saat ini masih belum terkuak. Dahulu kala, umpak dipakai sebagai pijakan tiang yang memiliki ukuran cukup indah.
Dewan Pemerhati Penyelamat Seni Budaya Indonesia (DPPSBI) Kusumo Putro mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi jika Tim BPCB Jawa Tengah akan turun ke lapangan untuk mengecek. Di Gunung Lawu masih banyak peninggalan masa lampau yang belum terdata lengkap.
Kusumo menuturkan bahwa sejauh ini BPCP mencatat ada sekitar 21 peninggalan yang diduga merupakan cagar budaya. Berdasarkan penelusuran dan informasi yang didapatkan dari berbagai pihak, masih banyak benda bersejarah yang menunjukkan adanya kehidupan kuno di lereng Gunung Lawu yang masih tersimpan dan belum terkuak.
"Dari catatan BPCP Jateng, di kawasan lereng Gunung Lawu terdapat 21 peninggalan yang diduga cagar budaya," kata Kusumo dilansir Okezone, Senin (3/2). Gunung yang dipercaya masyarakat sebagai "paku"-nya pulau Jawa ini menyimpan berbagai kekayaan alam berupa flora dan fauna.
Dikatakannya, pihaknya sangat peduli dengan kelestarian budaya yang ada di Gunung Lawu. Ia ingin agar berbagai situs dan kekayaan alam gunung yang berada di dua provinsi ini, Jawa Tengah dan Jawa Timur ini tetap terjaga. Sebab, masih banyak misteri sejarah Pulau Jawa yang belum terkuak.
"Kami peduli peninggalan kejayaan masa lalu yang bisa menyibak tabir sejarah tanah Jawa," tutur Kusumo. "Agar kelestarian alam juga situs dan budaya yang ada di Lawu tidak hilang."
(wk/zodi)