Presiden Jokowi bertemu dengan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Yogyakarta pada Jumat (31/1) lalu. Dalam pertemuannya tersebut, keduanya dikabarkan tengah membahas soal Pilwakot Solo.
- Nidya Putri
- Senin, 03 Februari 2020 - 13:47 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengadakan pertemuan pada Jumat (31/1) lalu. Pertemuan tersebut dikabarkan untuk membahas terkait pemilihan kepala daerah di Surakarta.
Adanya pertemuan itu diakui oleh Wali Kota yang kerap dipanggil Rudy itu saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Minggu (2/2). "Kami bertemu pada Jumat malam kemarin di Yogyakarta," katanya.
Meski begitu, ia tidak menjelaskan secara rinci terkait lokasi pertemuan tersebut. Namun, ia hanya mengatakan ada banyak hal yang dibahas dalam pertemuan itu. "Saya melaporkan beberapa hal, seperti pembangunan Masjid Sriwedari dan Rumah Sakit Umum Daerah," ujarnya. "Kami juga membahas masalah pilkada."
Namun, Rudy mengatakan jika pihaknya serta Jokowi telah menunggu rekomendasi dari DPP PDIP dan siap menjalankannya. "Pilkada Solo sudah saya sampaikan bahwa semua tinggal menunggu rekomendasi dari DPP partai," ungkapnya.
Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambut baik pertemuan kedua tokoh tersebut. Namun, pihaknya kembali menegaskan jika keputusan calon yang akan diusung PDIP berada di tangan Megawati.
"Kalau masalah rekomendasi calon wali kota menjadi ranah dari Ketua Umum DPP, Ibu Megawati Soekarnoputri," ujar Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Minggu (2/2). "Tetapi silahturahmi antara beliau berdua sangat positif dan perlu terus dibangun."
Soal bagaimana keputusan Megawati apakah mendukung cawalkot yang didukung Rudy atau cawalkot dari anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, itu masih misteri. Meski begitu, Djarot menilai jika Jokowi dan Rudy adalah dua sahabat baik bahkan keduanya pernah membangun Solo bersama-sama.
"Baguslah, Pak Jokowi dan Pak Rudy itu sahabat baik," katanya. "Beliau berdua pernah membangun Kota Solo bersama-sama dan berhasil memberikan pelayanan yang baik kepada warga Solo."
Lebih lanjut, Djarot menilai jika baik Jokowi maupun Rudy memiliki keinginan kuat untuk membuat Solo menjadi lebih baik. "Tentunya beliau berdua punya keinginan yang sama untuk tetap mengawal keberlanjutan pembangunan kota agar lebih baik lagi di masa mendatang," jelasnya.
(wk/nidy)