Chef Juna 'The Real Dilan' Pamer Foto Tampan, Sosok Ayah Angkat Brewokan Terkuak
Instagram/junarorimpandeyofficial
Selebriti

Chef Juna sempat mengenang momen spesial bersama sosok pria berwajah garang dan brewokan. Namun dari 1994 hingga 2020, Juna seolah mengungkap rasa kagum karena sang pria yang ia sebut 'Bapak Angkat' itu selalu menemaninya.

WowKeren - Chef Juna sempat dijuluki sebagai sosok Dilan Sejati. Ini karena penampilan masa lalu juri "MasterChef Indonesia" itu tak kalah kece dari karakter Dilan yang diperankan oleh Iqbaal Ramadhan.

Baru-baru ini, Juna sempat pamer fotonya di tahun 1994. Dalam foto itu, aura Juna yang blasteran bule tampak terpampang nyata.


Tak sendiri, Juna ternyata ditemani sosok pria brewok dengan gaya gahar. Baik di tahun 1994 hingga 2020, sosok pria tersebut tampak setia menemani Juna.

Bedanya, pria tersebut kini sudah beruban di bagian rambut dan brewoknya. Juna juga tampak berubah dari segi rambut yang kian gondrong dan wajahnya yang dewasa.

Yang menarik, Juna menuliskan caption spesial. Ia menyebut pria itu sebagai "ayah angkat". "Judulnya setia sama bapak angkat," tulis Juna.

Terkait masa lalu, Juna pernah membeberkan kalau ia besar dari keluarga yang broken home. Dalam sebuah wawancara, Juna sempat mengungkap ketakutannya apakah ia kelak bisa menjadi seorang ayah idaman.

Chef Juna dan Ayah Angkat

Sumber: InstaStory

Meski terkesan galak dan jutek, Juna sebenarnya sosok yang melankolis. Ia tampak hati-hati saat mengungkap kekhawatirannya itu.

"Secara garis besar saya tidak mempunyai rasa takut akan apapun. Tapi ada hal yang membuat saya takut akan suatu keadaan, di mana saya takut gagal menjadi ayah bagi anak saya kelak," kata Juna. "Saya memang orangnya keras dan disiplin, dan saya ingin orang tau seperti itu lah saya. Bahkan di acara 'MasterChef' RCTI saya berlaku seperti itu karena saya menganggap orang-orang yang saya nasehati adalah demi kebaikan."

Juna mengaku prihatin dengan pola didik orangtua masa kini. Ia miris karena terkadang masih ada orangtua yang justru memarahi atau memukul anak jika berbuat salah.

"Saya melihat orangtua sekarang ini, jika melihat anaknya salah, justru malah memarahi bahkan memukul, itu dapat membuat seorang anak menjadi takut," kata Juna. "Saya ingin menjadi seorang ayah yang bisa melindungi buah hatinya. Walaupun anak saya salah, saya ingin menjadi orang yang pertama tau akan kesalahannya, dan membantunya untuk memperbaikinya."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts