Pulang Dari Natuna, Mahasiswa Lanjutkan Kuliah Wuhan Via Online
Nasional
Wabah Virus Corona

Mahasiswa asal Bogor yang telah selesai menjalani karantina di Natuna, Kepulauan Riau kini tetap melanjutkan kuliahnya di Wuhan secara daring atau online.

WowKeren - Wabah virus corona (Covid-19) saat ini begitu mengguncang dunia setelah dilaporkan menewaskan lebih dari seribu orang. Virus mematikan ini diketahui pertama kali muncul di pasar ikan dan hewan Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok yang sekarang sudah mulai menyebar ke banyak negara.

Pemerintah Indonesia sendiri telah memulangkan sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Wuhan dan mengkarantinanya di Natuna, Kepulauan Riau. WNI tersebut telah dipulangkan ke rumah mereka masing-masing pada Sabtu (15/2) lalu setelah menjalani karantina selama dua minggu.


Ratusan WNI tersebut diketahui memang didominasi oleh mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Negeri Tirai Bambu. Kepulangan mereka ke Indonesia sontak telah mengganggu aktivitas pendidikan mereka.

Meski demikian, mahasiswa asal Bogor yang baru saja dipulangkan dari Natuna yaitu Yusuf Azhar tetap akan melanjutkan kuliahnya yang tertunda. Mahasiswa jurusan ekonomi di Tranding International Center China Normal Universitas Wuhan ini akan tetap melakukan kegiatan belajar secara daring online.

"(Senin) sudah mulai kelas daring (online) pukul 07.00 WIB pagi," ujar mahasiswa asal Gunung Sindur, Bogor ini seperti dilansir dari CNN, Minggu (16/2). "Mungkin di sana (Wuhan) pukul 08.00."

Yusuf menjelaskan jika dirinya memang belum pernah melakukan perkuliahan secara online. Apalagi, ia juga baru menjadi mahasiswa di Trading International Center China Normal Universitas Wuhan selama 6 bulan.

Namun, perkuliahan secara online tersebut memang harus dilakukan karena kondisi di Tiongkok sekarang yang masih dilanda dengan wabah virus corona. Ia mengaku kurang nyaman dengan metode kuliah secara daring. "Studi daring agak terganggu karena video call saja, tidak ada suasana di kelas, guru berbicara dan tidak tatap muka langsung dengan yang lainnya," jelas Yusuf.

Yusuf juga tidak mengetahui sampai kapan dirinya harus melakukan kuliah secara online dari Indonesia ke Wuhan. Walau begitu, ia menegaskan siap kembali terbang ke Tiongkok jika wabah virus corona sudah hilang. "Jika China pulih kembali, saya siap berangkat untuk melanjutkan studi saya," pungkas lelaki usia 21 tahun ini.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts