Kim Chung Ha Jadi Korban Rasisme di Milan Gara-Gara Virus Corona, Dipanggil dengan Sebutan Kejam Ini
Naver
Selebriti
Dampak Virus Corona di K-Pop

Chung Ha berangkat ke Milan, Italia pada 19 Februari lalu untuk menghadiri Milan Fashion Week. Selain itu mantan personel girl grup IOI tersebut juga menjalani pemotretan untuk brand kacamata Kivuli.

WowKeren - Kasus virus Corona semakin banyak ditemukan di Korea Selatan. Hingga Minggu (23/2), telah ada lebih dari 600 orang yang terjangkit virus tersebut dan menjadikan Korea Selatan sebagai negara kedua setelah Tiongkok dengan kasus virus Corona terbanyak.

Sejumlah selebriti membatalkan jadwal mereka demi mencegah penyebaran lebih luas dari virus Corona. Namun beberapa dari mereka tetap menjalani kegiatan di luar negeri seperti yang telah dijadwalkan, salah satunya Kim Chung Ha.


Chung Ha berangkat ke Milan, Italia pada 19 Februari lalu untuk menghadiri Milan Fashion Week. Selain itu mantan personel girl grup IOI tersebut juga menjalani pemotretan untuk brand kacamata Kivuli.

Chung Ha tampil di Iceberg 2020 Fall Winter Fashion Show yang menjadi bagian dari Milan Fashion Week pada 21 Februari lalu. Pada kesempatan ini, pelantun "Gotta Go" tersebut tampil cantik berbalut atasan dan jaket hitam yang dipadukan dengan bawahan warna senada.

Sayangnya, Chung Ha sempat menjadi korban rasisme saat hadir di Milan Fashion Week. Seorang pengguna Instagram membagikan postingan Instagram Story yang menampilkan Chung Ha dengan tulisan tak sedap: "Si virus Corona datang."

Kim Chung Ha Jadi Korban Rasisme di Milan Gara-Gara Virus Corona, Dipanggil dengan Sebutan Kejam Ini

Source: Instagram

Foto tersebut langsung dilaporkan oleh pengguna Instagram lainnya dan dihapus. Namun akun yang sama mengunggahnya kembali tanpa caption lalu menghapusnya lagi. Mengetahui Chung Ha menjadi korban rasisme, netizen pun membelanya.

"Sayang sekali... Manusia sudah kehilangan kepercayaanku. Chung Ha tidak layak mendapatkan ini," komentar netizen. "Ini menjijikkan sekali. Aku tidak bisa berkata-kata," kata netizen lainnya. "Aku harap orang-orang berhenti menuliskan hal seperti ini untuk menghina bangsa lain," imbuh yang lain.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts