Anies Baswedan Cs Absen Rapat Soal Banjir, DPR Langsung Bandingkan Dengan Jokowi
Nasional
Banjir Jakarta 2020

Gubernur dari 3 wilayah terdampak banjir, yakni Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Wahidin Halim, kompak tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan banjir hari ini (26/2).

WowKeren - Banjir yang kembali menerjang Jakarta dan sejumlah wilayah di sekitarnya terus menjadi bahasan panas. Seperti diketahui, banjir yang menerjang tiga provinsi sekaligus itu, yakni Banten (Tangerang), DKI Jakarta, dan Jawa Barat (Bogor, Depok, Bekasi), masih belum menemui titik terang penyelesaian.

Situasi makin pelik lantaran berbagai pihak menilai pemerintah, terutama daerah, sangat kecolongan. Sebab ini merupakan banjir yang kesekian kalinya terjadi kendati tahun 2020 baru berjalan dua bulan.

Mirisnya, tiga kepala daerah terdampak itu justru absen ketika dipanggil oleh Komisi V DPR RI. Sedianya dalam rapat yang digelar hari ini (26/2), DPR RI, pemerintah pusat, dan tiga gubernur itu bersama-sama merumuskan solusi untuk menyelesaikan situasi.

Diketahui baik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, maupun Gubernur Banten Wahidin Halim, tak ada yang datang dalam rapat hari ini. Justru Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono lah yang datang ke rapat tersebut.


Oleh karenanya, salah seorang Anggota Komisi V Fraksi Gerindra, Sadewo, langsung membandingkan sikap ketiga gubernur itu dengan Presiden Joko Widodo. Menurutnya Jokowi, yang kala itu masih mengemban jabatan sebagai DKI 1, selalu datang dalam rapat untuk penanganan banjir.

"Ketika itu DKI Jakarta juga dilanda banjir yang sangat besar. Kemudian Komisi V mengambil langkah koordinasi seperti ini," ujar Sadewo, dikutip dari laman Suara. "Pak Jokowi diundang dan hadir."

Menurutnya, kehadiran Jokowi bisa mempercepat kehadiran solusi karena baik dari legislatif maupun eksekutif langsung bekerja sama. "Dulu Pak Jokowi hadir dan kami bisa rumuskan solusi, sehingga banjir di Jakarta lebih mereda pada tahun-tahun berikut," ungkap Sadewo.

Atas absennya ketiga kepala daerah terkait, Ketua Komisi V, Lazarus, pun mengambil sikap untuk menunda rapat. Permasalahan yang hendak dibahas, imbuh Lazarus, tidak bisa diselesaikan bila tak ada koordinasi dari ketiga kepala daerah.

Sedianya pertemuan akan kembali digelar pasca DPR memasuki masa reses pekan depan. "Tentu kita akan agendakan pada masa sidang berikutnya. Demikian rapat hari ini saya nyatakan ditunda," pungkas Lazarus.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts