Larang Warga Borong Sembako di Tengah Heboh Corona, Pedagang Ini Akan Diberi Penghargaan
Nasional

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, bahkan mengunjungi toko pedagang bernama Susanna tersebut pada Jumat (6/3) malam untuk menyampaikan apresiasinya.

WowKeren - Wabah virus corona (Covid-19) yang sudah masuk ke Indonesia sempat membuat masyarakat panik. Akibatnya, sejumlah warga pun memborong barang belanjaan untuk menyetok persediaan mereka alias melakukan panic buying.

Di tengah hebohnya kasus virus corona ini, seorang pedagang justru menolak warga yang hendak memborong sembako di tokonya. Ia adalah Susanna Indrayani yang memiliki toko di Jalan K, Teluk Gong, Jakarta Utara. susanna pun menjadi viral di media sosial usai videonya menolak pemborong beredar.

Sikap tegas Susanna tersebut mendapat banyak sanjungan dari warganet. Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, bahkan mengunjungi toko Susanna pada Jumat (6/3) malam untuk menyampaikan apresiasinya.

Budhi memuji susanna yang dinilai tak mencari keuntungan di tengah ketakutan warga atas virus corona. "Saya mengapresiasi Ibu Susanna Indrayani karena tidak menaikkan harga dan menimbun barang pada saat ramai isu virus corona," tutur Budhi dalam keterangan tertulis, dilansir Kumparan pada Sabtu (7/3).

Susanna

Twitter


Selain itu, Budhi juga berencana untuk mengundang wanita berusia 57 tahun tersebut ke kantornya. Rencananya, Susanna akan diganjar penghargaan berkat sikap terpujinya itu. Pemberian penghargaan tersebut akan dilaksanakan pada Selasa (10/3) pekan depan.

"Kami mengundang dan akan memberikan penghargaan kepada Ibu Susanna ini," jelas Budhi. "Ibu Susanna akan mendapatkan piagam penghargaan."

Sebelumnya, Susanna mengaku bahwa konsumen mulai ramai datang ke tokonya sekitar dua jam setelah kasus corona di Indonesia diumumkan. Banyak konsumen yang hendak membeli bahan pokok seperti mie instan atau gula dalam jumlah besar. Meski demikian, Susanna tak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga dan justru mengingatkan agar masyarakat tidak panik.

"Saya enggak (layani yang beli banyak). Saya bilang kalian beli sedikit ya, besok juga ada," terang Susanna dilansir Kumparan, Rabu (4/3). "Tenang aja. Saya bilang seperti itu. Saya yakini biar orang enggak tegang gitu."

Selain itu, Susanna juga menyisihkan stok dagangannya untuk pelanggannya yang merupakan pedagang kecil. Susanna mengaku bahwa kebutuhan pemilik warung makan atau kantin harus dipikirkan.

"Kan biar mereka setiap hari bisa dagang. Kalau enggak ada barangnya gimana," pungkas Susanna. "Kalau dia kan buat tukang becak makan di sana. Karyawan kita juga makan di sana. Kita nggak pikirin kita sendiri. Harus semua dapat."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait