Ungkap Cara Pemerintah Hadapi Corona, Ma'ruf Amin: Bagian Dari Apa yang Disampaikan Rasulullah
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pasien yang positif terjangkit virus corona di Indonesia kini telah bertambah menjadi 6 orang. Wakil Presiden Ma'ruf Amin pun menegaskan bahwa pemerintah serius dalam menangani wabah corona di Indonesia.

WowKeren - Wabah virus corona (Covid-19) telah menyebar ke ratusan negara, termasuk Indonesia. Kabar terbaru, pemerintah Indonesia telah mengonfirmasi 6 pasien positif terjangkit corona yang tengah mendapat perawatan.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin sendiri menegaskan bahwa pemerintah serius dalam menangani wabah corona di Indonesia. Ma'ruf mengungkapkan bahwa penanganan ini termasuk mencegah kepanikan masyarakat hingga proses isolasi bagi pasien positif corona.

Menurut Ma'ruf, langkah-langkah tersebut telah sesuai dengan yang disampaikan oleh Rasulullah. Ma'ruf juga menyebut bahwa Rasulullah menyatakan umat yang tengah sakit agar tak mendekati mereka yang sehat, dan begitu pula sebaliknya. Selain itu, salah satu cara mencegah kepanikan, tutur Ma'ruf, adalah dengan menyediakan seluruh kebutuhan masyarakat.

"Pemerintah sekarang sudah berjuang untuk mengatasi semaksimal mungkin, mencegah masuknya orang-orang yang diduga membawa pengaruh corona, tapi juga pemerintah menyiapkan penanganan yang misalnya terpapar, menyediakan kebutuhan masyarakat kayak obat-obatan, beras, sehingga enggak perlu masyarakat panik," terang Ma'ruf di Istana Wapres pada Senin (9/3) hari ini. "Ini bagian dari apa yang disampaikan Rasulullah. Orang yang sakit jangan didekatkan ke orang yang sehat, orang yang sehat jangan didekatkan orang yang sakit. Itu harus ada namanya isolasi. Masyarakat harus diberi tahu untuk menghindari kontak-kontak."


Selain itu, Ma'ruf juga membahas soal imbauan mengubah cara bersalaman sampai membawa sajadah sendiri kala beribadah ke masjid. Menurut Ma'ruf, imbauan tersebut diberikan supaya seluruh masyarakat bisa lebih berhati-hati saat melakukan kontak dengan orang lain di tengah wabah corona ini.

"Kalau yang repot kiai ini kalau salaman kan harus cium tangan. padahal sekarang ada salamannya begini, ada yang begini salamannya pakai sikut, ada yang pake kaki," jelas Ma'ruf. "Malah ada juga imbauan kalo masjid kalo sujud bisa terjadi. jadi suruh bawa sajadah sendiri supaya dia enggak kena bekas orang lain. Ya kita hati-hati saja."

Ma'ruf juga menjelaskan bahwa menjaga kebersihan masuk dalam ajaran agama Islam. Oleh sebab itu, hal ini juga dapat diterapkan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

"Saya dengar kemarin juga harus (setelah) pegang apa-apa harus dicuci tangannya, harus disemprot. Kan itu ajaran Islam," tutur Ma'ruf. "Makan harus cuci tangan, wudhu apalagi, dan itu bukan hanya bersih tapi suci. Jadi kebersihan jadi salah satu ajaran kita."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts