Forkopimda Jatim melakukan kampanye gerakan cuci tangan yang benar di Monumen Polri Jalan Raya Darmo, Minggu (8/3) pagi. Dengan adanya acara tersebut, masyarakat diharap bisa menerima pesan untuk hidup bersih dan sehat.
- Nidya Putri
- Senin, 09 Maret 2020 - 16:02 WIB
WowKeren - Penularan virus corona (COVID-19) bisa dicegah dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Hidup bersih yang dimaksudkan adalah dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jawa Timur melakukan kampanye melakukan gerakan mencuci tangan yang bersih dan benar dalam kegiatan Gerakan #JatimSehat yang diselenggarakan di Monumen Polri Jalan Raya Darmo, Minggu (8/3) pagi.
Forkopimda sendiri terdiri dari dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe PB hingga jajarannya kompak melakukan gerakan cuci tangan tersebut. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat mengikuti enam langkah gerakan mencuci tangan yang bersih dan benar sesuai anjuran kesehatan.
Uniknya, gerakan tersebut diiringi dengan musik ala TikTok yang saat ini sedang digandrungi oleh penggemar media sosial. Dengan menggunakan media yang digemari semua kalangan, Forkopimda berharap agar pesan untuk menjaga kebersihan dan hidup sehat bisa sampai ke masyarakat luas.
"Gerakan ini diinisiasi lantaran wabah COVID-19 telah menjadi perhatian dunia," ujar Khofifah dalam keterangannya. "Bahkan Bank Dunia pun melakukan koreksi terhadap pertumbuhan ekonomi di berbagai negara. Pemerintah juga melakukan koreksi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ada juga pakar yang melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi regional."
Gubernur perempuan pertama di Jatim ini lantas mengungkapkan soal efek takut yang menyebabkan masyarakat melakukan panic buying efek corona. Karena itu, ia bersama Forkopimda Jatim termasuk Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya di dalamnya menggagas Gerakan Jatim Sehat.
"Kita ingin masyarakat Jatim tidak melakukan panic buying seperti aksi borong apa saja. Jangan menjadikan virus corona sebagai monster yang menyebabkan fear effect," jelasnya.
Dalam acara tersebut, dilakukan juga sosialisasi untuk masyarakat seperti apa virus corona, cara penyebarannya, maupun penangkalan atau pencegahannya. "Masyarakat Jatim harus mendapatkan informasi yang cukup dan komprehensif. Karena itu bersama Forkopimda Jatim bersatu menyampaikan pesan Jatim Sehat," katanya.
Sebelumnya, sebuah video yang mengajarkan bagaimana mencuci tangan yang benar sempat menjadi viral di dunia maya. Video tersebut dibuat oleh tim AloDokter, layanan aplikasi kesehatan.
Viralnya video tersebut karena fak hanya informatif namun juga dapat menghibur para penontonnya. Dalam video tersebut terlihat empat orang yang terdiri dari tiga orang perempuan dan seorang laki-laki mengenakan jas berwarna putih.
Keempatnya lalu memperagakan gerakan mencuci tangan yang benar sembari mengikuti alunan musik. Secara urut, gerakan tersebut terdiri dari lima langkah.
Dimulai dari membasahi tangan dengan air dan sabun lalu membersihkan sela-sela jari dan punggung tangan. Setelah itu, genggam ibu jari lalu putar dan bersihkan kemudian mengusap ujung jari dengan gerakan memutar.
Tips tersebut lantas diakhiri dengan membilas dan mengeringkan tangan. Video tersebut banyak disukai lantaran mudah untuk ditirukan.
(wk/nidy)