Pemerintah sudah mengonfirmasi 19 pasien di Indonesia yang terinfeksi virus Corona. Menanggapi krisis yang ada, Rangga 'Sunda Empire' mendadak mengaku tengah mencari biang kerok di balik wabah tersebut.
- Elvariza Opita
- Selasa, 10 Maret 2020 - 13:53 WIB
WowKeren - Wabah virus Corona menjadi pusat perhatian banyak elemen masyarakat dari berbagai penjuru dunia. Tak peduli dari kalangan pemerintah maupun rakyat sipil, semua ikut mengkhawatirkan perkembangan wabah yang bermula dari Wuhan, Tiongkok ini.
Menariknya, wabah penyakit ini turut menyita perhatian salah satu tersangka "Sunda Empire", Rangga Sasana. Hal ini terbukti dari salah satu potongan video wawancaranya yang baru-baru ini kembali beredar viral di media sosial.
Adalah akun Instagram Brigjen Pol Krishna Murti yang ikut mengunggah video tersebut. Dalam video yang sudah ditayangkan lebih dari 100 ribu kali itu terlihat Rangga, yang mengenakan "pakaian kebesarannya" lengkap dengan topi baret dan badge bintang tiga, menjawab pertanyaan dari seseorang pewawancara.
Menurut Rangga, virus Corona yang kini tengah membuat khawatir publik internasional merupakan hal rekaan alias ciptaan manusia. Namun bak pahlawan, Rangga meyakinkan publik bahwa dirinya bakal mencari biang keladi di balik wabah virus tersebut.
"Ya harusnya berhenti. Corona jangan diteruskan," tutur Rangga dalam video tersebut. "Ini merupakan bagian dari virus yang diciptakan. Nanti saya lagi cari biang keladinya siapa."
Tak berhenti sampai di situ, Rangga yang pernah bersikeras menyandang status sebagai Jenderal NATO itu menegaskan bahwa saat ini Sunda Empire sedang bekerja sama dengan badan intelijen dari berbagai belahan dunia. Kerja sama ini dimaksudkan untuk menyelidiki wabah virus Corona.
"Melalui intelijen daripada kami, Sunda Empire Internasional, bekerja sama dengan intelijen di negara-negara lain, dengan pemerintah yang ada," terang Rangga. "Kami lagi lakukan penelitian."
"Bahwa ada rekayasa yang dibuat. Jadi itu nanti merupakan bagian yang saya menunggu hasilnya," imbuh Rangga. "Tapi reka itu belum ditemukan pasti bagaimana-bagaimananya. Saya juga tidak menyebut negara mana tapi insya Allah bisa diselesaikan juga oleh Sunda Empire."
Dugaan bahwa virus Corona merupakan ciptaan manusia memang sudah pernah meramaikan media pemberitaan. Namun tudingan itu sudah ditepis oleh pengelola laboratorium di Wuhan, Tiongkok.
(wk/elva)