Nama Jenny Cortez dicatut oleh Fitri Astuti dengan alasan belum dipatenkan. Jenny pun menggugat pihak yang menaungi Fitri dengan tuntutan sejumlah Rp 11 miliar.
- Wahyu
- Selasa, 10 Maret 2020 - 16:11 WIB
WowKeren - Artis peran dan disjoki (DJ), Jenny Cortez mengajukan gugatan perdata terhadap seseorang bernama Fitri Astuti. Fitri diduga mencatut nama panggung Jenny. Selain itu, Jenny juga menggugat PT Kandaga yang menaungi Fitri.
Kuasa Hukum Jenny, Ray Strainer, menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika ada orang lain bernama Jenny Cortez mengisi sebuah acara di salah satu kelab di Jakarta. Nama yang sama menyebabkan Jenny mengalami kerugian.
"Awalnya nama itu ada di sebuah kelab di Jakarta, namun tampak seizin Mbak Jenny. Lalu Mbak Jenny juga ada kontrak sama orang lain, kemudian diputus karena hal itu, kerugian materil itu ada, lalu kami layangkan (gugatan) ke PN Pusat," kata Ray saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (10/3) dilansir dari Kompas.com.
Jenny mengungkapkan bahwa dirinya merasa dirugikan karena kehilangan banyak kontrak kerja. Pada akhirnya, Jenny menuntut ganti rugi sebesar Rp 11 miliar. "Kerugian materil kayak kontrak kerja, brand image aku jadi drop. Di situlah aku nge-job DJ, pamornya jadi turun, imaterialnya di situ. Materil semuanya Rp 11 miliar," timpal Jenny.
Pemain film "Pengakuan Seorang Pelacur" ini telah menjalani sidang ketiga dengan agenda pemanggilan saksi dari pihak Jenny. Saksi tersebut adalah mantan manajernya, Indah Handayani. Indah memberikan keterangan bahwa Jenny telah menggunakan nama panggungnya sejak 2009.
"Mantan manajer aku tahu banget nama Jenny Cortez itu berawal aku jadi modeling, sinetron film, host, DJ. Jadi terkenalnya nama Jenny itu dari 2009 saat aku bermain Air Terjun Pengantin," tutur Jenny.
Pihak Fitri pun berdalih dengan mengatakan Jenny tidak mematenkan nama panggungnya tersebut. "Jadi mereka anggepannya semua artis terkenal namanya boleh dipakai siapa aja, sedangkan kami yang membangun karier dari nol, itu kan luar biasa ya, nangis deh gue," kata Jenny.
Jenny akhirnya memutuskan untuk mematenkan namanya agar tidak ada lagi yang bisa mencatut nama panggungnya tersebut. "Aku rasa nggak semua teman-teman selebritas nggak patenkan namanya di HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual), dengan adanya kasus ini akhirnya aku mendaftarkan namaku," tutup Jenny.
Terlepas dari hal itu, Jenny kini diketahui sudah tak lagi membintangi layar lebar. Aktivitasnya kini justru lebih banyak menghabiskan waktu di kelab malam karena profesinya sebagai DJ.
(wk/wahy)