Ini Rasanya Jadi Pasien yang Positif Terjangkit Virus Corona: Tersiksa dan Ketakutan
Dunia

Seorang pemuda asal Inggris bernama Connor Reed lantas membagikan pengalamannya sebagai penyintas virus corona. Reed merupakan seorang pekerja di sebuah sekolah di Wuhan, Tiongkok.

WowKeren - Wabah virus corona (Covid-19) hingga kini masih menjadi momok karena penyebarannya ke berbagai belahan dunia. Melansir situs Worldometer, virus corona sudah tersebar di 127 negara dengan jumlah kasus mencapai 134.735 hingga Jumat (13/3) hari ini.

Seorang pemuda asal Inggris bernama Connor Reed lantas membagikan pengalamannya sebagai penyintas virus corona. Reed sendiri merupakan pekerja di sebuah sekolah di Kota Wuhan, Tiongkok, yang menjadi episentrum virus tersebut dan dinyatakan positif terjangkit di sana. Ia merupakan warga Inggris pertama yang dinyatakan sebagai pasien corona.

Awalnya, Reed mulai merasa ada yang tak beres dengan kesehatannya pada 25 November 2019 lalu. "Saya terserang flu dan mulai parah ketika secara bertahap virus ini berkembang. Semua berawal dari flu," ungkap Reed dilansir Sky pada Jumat (13/3).

Kala itu, Reed hanya menganggap bahwa dirinya terserang flu biasa dan memaksakan diri untuk tetap bekerja. Meski kondisinya cukup stabil, kesehatan Reed memburuk saat cuaca dingin menyergap.

"Saya terbangun dengan kondisi yang buruk. Saya batuk-batuk dan akhirnya kehilangan suara saya," terang Reed. "Salah satu teman saya di Irlandia mengatakan bahwa wiski panas dan madu sangat membantu mengatasi gejala yang saya alami. Jujur, itu memang sangat membantu. Tetapi saya mulai berpikir tidak mungkin wiski dan madu dapat menyembuhkan virus."

Awal Desember 2019, Reed pun memutuskan untuk rehat sementara waktu dari pekerjaannya. Saat itu, pihak otoritas setempat memang belu mengumumkan virus corona yang muncul di Wuhan sebagai penyebab penyakit baru.


"Saya merasa tersiksa. Saya hanya ingin meringkuk seperti bola dan saya memiliki masalah telinga dan masalah sinus, rasanya seperti ada balon yang meledak di wajah saya. Dan itu bisa jadi merupakan gejala terburuk. Itu benar-benar mengganggu saya," ujar Reed. "Aku juga menderita batuk. Mengerikan. Dan itu terjadi berkali-kali, saya jadi kehilangan suara. Kadang-kadang, saya tidak bisa mengeluarkan suara sama sekali. Kadang-kadang, saya terdengar seperti katak."

Tak berhenti sampai di situ, Reed mengaku sangat ketakutan karena penyakit tersebut membuat pernapasannya terganggu. Ia juga sempat bertekad untuk kembali bekerja karena flunya sudah sembuh, tapi ia merasa masih ada yang mengganjal.

"Yang membuatku takut karena bernapas adalah kebutuhan hidup, seperti jika kamu terkena flu, kamu benar-benar merasa seperti akan mati, tetapi itu tidak terjadi. Tetapi ketika paru-parumu juga terdampak, di situlah aku merasa takut," tuturnya. "Dan saya tidak bisa bernapas dengan leluasa, napas yang saya ambil terdengar seperti saya bernapas melalui kantong. Terdengar serak, dan saya hanya bisa mengambil setengah napas. Jika saya berjalan ke dapur, misalnya, saya akan bernapas sangat pendek dan sangat cepat."

Reed akhirnya menjalani rangkaian pemeriksaan, mulai dari tes darah, rontgen hingga tes pernapasan, pada 5 Desember 2019. Esoknya, Reed didiagnosis mengidap pneumonia.

"Saya sama sekali tak berpikir bahwa saya akan mati. Maksudnya, hal itu tidak mungkin terjadi padaku yang masih muda. Apalagi saya tidak merokok. Saya juga tidak minum," sambungnya. "Kebiasaan itu seharusnya tidak akan membuat saya mengidap penyakit yang diderita orang tua ataukah saya memiliki masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya."

Setelah melewati penderitaan dengan perasaan takut dan cemas, Reed pun akhirnya dinyatakan sembuh dari corona. Reed mengaku bahwa saat itu Wuhan masih diisolasi. Ia mengaku saat pergi keluar, jalanan Wuhan tampak sepi bak tak ada kehidupan.

Terlepas dari hal tersebut, Reed memuji pemerintah setempat yang mengambil langkah proaktif untuk mengatasi wabah mematikan ini. Ia menilai bahwa pemerintah Tiongkok sangat berpengalaman menangani krisis dengan berkaca dari wabah sebelumnya seperti SARS.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait