Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menyebut KRL Bogor-Depok-Jakarta sebagai salah satu tempat yang paling berisiko dalam penyebaran virus corona.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 13 Maret 2020 - 13:24 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menyebut KRL Bogor-Depok-Jakarta merupakan salah satu tempat yang paling berisiko dalam penyebaran virus corona. Hal tersebut disampaikan dalam rapat tertutup penanganan corona yang digelar bersama SKPD di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (11/3).
Meski demikian, sejumlah masyarakat menyatakan akan tetap bepergian dengan menggunakan KRL. Salah satu warga Depok bernama Anwar Ardianto misalnya, mengaku sehari-hari harus menumpangi KRL untuk bekerja di Jakarta.
Meski telah mendengar pernyataan Anies soal KRL, Anwar mengaku dirinya tak memiliki pihan lain. Pasalnya, KRL adalah satu-satunya moda transportasi tercepat dan termurah yang dapat ia gunakan untuk menuju ke kantornya.
"Saya itu ke kantor pagi, 7.30," ungkap Anwar dilansir CNN Indonesia pada Jumat (13/3). "Kalau enggak naik KRL bisa telah pastinya, dari Depok ke Jakarta macet sekali."
Selain itu, Anwar juga mengaku dirinya akan lebih menghemat biaya jika menggunakan KRL alih-alih transportasi lain seperti ojek online (ojol). "Selain itu, kalau naik ojek itu pasti capek kan, soalnya macet, duduknya lama," tutur Anwar.
Hal senada juga disampaikan oleh warga Tangerang bernama Shafriza. Menurut Shafriza, dirinya setiap hari harus menumpangi KRL untuk menuju ke kampusnya yang berada di kawasan Jakarta. Pasalnya, wanita berusia 21 tahun tersebut tak dapat mengendarai motor atau pun mobil.
"Saya mau enggak mau tetap pakai kereta, soalnya saya enggak bisa pakai motor atau mobil," jelas Shafriza. "Terus kereta kan paling cepat juga, enggak kena macet."
Meski demikian, Shafriza mengakui bahwa ancaman terpapar virus corona di area publik seperti KRL memang besar. Namun, ia mengaku hanya bisa pasrah dan mencoba untuk menjaga kesehatan tubuh supaya tak tertular Covid-19.
"Paling cuma bisa jaga kesehatan aja sih, sekarang ini lebih banyak minum vitamin, makan jangan telat," pungkas Shafriza. "Mau bagaimana lagi kalau naik shuttle atau bus pasti lama."
(wk/Bert)