Masjid Istiqlal Dibersihkan Demi Cegah Corona, Dipantau Langsung Presiden
Nasional

Presiden Joko Widodo menyaksikan langsung proses pembersihan Masjid Istiqlal, Jakarta pada hari ini (13/3). Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona.

WowKeren - Masjid Istiqlal, Jakarta pada Jumat (13/3) pagi tengah dibersihkan dengan menggunakan cairan disinfektan. Langkah ini dilakukan demi mencegah penyebaran penyakit saluran pernafasan yang disebabkan virus corona.

Pembersihan dimulai sekitar pukul 09.10 WIB di ruang salat utama masjid. Sekitar 15 orang petugas pembersihan merupakan gabungan dari PMI, TNI dan pihak kepolisian yang seluruhnya menggunakan baju pelindung.

Presiden Joko Widodo, menyaksikan secara langsung proses pembersihan tersebut. Tak sendiri, Jokowi didampingi oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir serta Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar.

Menag Fachrul Razi pun buka suara terkait pembersihan Masjid Istiqlal tersebut. "Alhamdulillah tadi saya Menag, Menkes dan Imam Besar dengan Bapak Menteri lainnya mendampingi Bapak Presiden menyaksikan upaya menggulung semua karpet yang ada di Masjid Istiqlal ini," katanya, Jumat (13/3). "Ini upaya kita membuat masjid ini lebih baik atau lebih steril. Mudah-mudahan bibit-bibit penyakit hilang."


Lebih lanjut, Fachrul berharap agar kegiatan bersih-bersih juga dilakukan oleh masjid lainnya. "Menggulung semua karpet-karpetnya karena ternyata itu salah satu sumber penyakit," ujarnya.

"Kemudian kedua melakukan penyemprotan antiseptik, kemudian antara lain sebagai contoh kita sarankan untuk tidak lagi sementara waktu ini bersalaman apalagi bercipika cipiki apalagi terhadap ini karena itu juga ternyata media untuk penularan penyakit," sambungnya. "Dan lainnya kami garis bawahi juga masalah pengambilan air wudhu, betul-betul yakinkan air itu mengalir dengan baik kemudian di tiap-tiap tempat wudhu kami siapkan sabun dan antiseptik. Mudah-mudahan dengan itu akan menjadi lebih baik penularan penyakit menjadi lebih sedikit."

Sebelumnya, Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah resmi menyatakan COVID-19 sebagai pandemi global. Pasalnya, hingga Jumat (13/3), virus corona telah menginfeksi lebih dari 134 ribu orang dan telah menyebar ke 116 negara di dunia.

Di Indonesia pemerintah menyatakan 34 orang positif terjangkit COVID-19 sedangkan ada 12 orang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sedangkan terdapat satu orang pasien yang meninggal dan 5 orang pasien yang sembuh. Sedangkan di Jepang, 9 WNI dari ABK Dream World dinyatakan sudah sembuh semua.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait