Juru Bicara Pemerintah RI untuk COVID-19 Achmad Yurianto membantah perihal kaburnya seorang pasien positif corona yang melarikan diri dari Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta.
- Nidya Putri
- Sabtu, 14 Maret 2020 - 11:41 WIB
WowKeren - Seorang pasien positif corona (COVID-19) dikbarkan melarikan diri dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta pada Jumat (13/3). Pasien yang merupakan seorang wanita itu disebut-sebut melarikan diri sekitar seminggu yang lalu dari ruang isolasi rumah sakit.
Sempat kabur, pasien tersebut kini telah kembali ke rumah sakit dan dirawat. Menanggapi kabar tersebut, Juru Bicara Pemerintah RI untuk COVID-19 Achmad Yurianto membantah tuduhan "kabur" yang beredar di masyarakat.
Yuri mengatakan jika pasien tersebut hanya ingin pulang sambil menunggu hasil pemeriksaan, sebab pada saat itu ia belum dinyatakan positif terpapar virus corona. "Cuma sehari saja Kok dibilang kabur," ujarnya. "Dia belum ketemu diagnosanya terus pulang dulu, bukan kabur."
Sebelumnya, Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Erlina Burhan mengatakan tentang pasien tersebut. Ia kabur sekitar seminggu yang lalu.
"Mungkin Minggu yang lalu, perempuan," kata Erlina di RSUP Persahabatan, Jumat (13/3). "Kami mendapatkannya (informasi) dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, menyatakan positif (terkena virus corona)."
Pasien tersebut kabur saat tengah menjalani perawatan. Namun ia tidak menyebutkan secara detail bagaimana pasien tersebut kabur serta hubungan pemeriksaan pasien dengan kontak kasus positif Covid-19 Indonesia yang lain. "Diam-diam dia keluar dan keluarganya sudah jemput," terangnya.
Sebelumnya diketahui bahwa pasien positif corona di Indonesia pada Jumat (13/3) kembali menyatakan kasus corona yang mencapai 69 orang. Sebanyak 4 orang meninggal dunia dan 5 orang dinyatakan sembuh dari virus COVID-19.
Yuri menjelaskan jika jumlah tersebut didapatkan berdasarkan hasil tracing kontak atau pelacakan kontak dari pasien corona sebelumnya. Pasien tambahan pertama yang teridentifikasi merupakan seorang pasien nomor 35 yang merupakan perempuan berusia 57 tahun.
(wk/nidy)