1 Orang Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Positif Terjangkit Corona
Nasional

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif, pihaknya telah mendeteksi orang-orang yang memiliki kontak langsung dengan pasien yang positif terjangkit virus corona tersebut.

WowKeren - Seorang pasien yang positif terjangkit virus corona (Covid-19) kini tengah dirawat di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Pasien corona tersebut adalah seorang mahasiswa Universitas Brawijaya berjenis kelamin laki-laki.

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif, pihaknya telah mendeteksi orang-orang yang memiliki kontak langsung dengan pasien. Tracing sendiri dimulai dari ruang perkuliahan sampai kepada tempat-tempat yang pernah disinggahi oleh pasien tersebut.

"Sudah kami telusuri dengan pihak kampus (Universitas Brawijaya), sampai kepada Dekan Teknik Industri tempat pasien berkuliah, dan siapa saja yang pernah melakukan kontak langsung," tutur Husnul dalam konferensi pers di RSSA pada Rabu (18/3) hari ini. "Tempat kos, tempat makan, selain juga tempat tinggal dan keluarga."

Lebih lanjut, Husnul menuturkan bahwa orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien dimasukkan dalam status Orang Dalam Risiko (ODR). Seluruh orang tersebut juga harus menjalani pemeriksaan melalui swab.


"Semua dimasukkan ODP, dan diambil spesimennya untuk dilakukan uji lab," jelas Husnul. "Agar bisa mengetahui secara pasti apakah mereka tertular virus Covid-19 atau tidak."

Sementara itu, Ketua Tim Penanganan Covid-19 RSSA dr Didi Chandra menyatakan bahwa pasien tersebut baru diketahui positif terjangkit virus corona pada siang ini. Sebelumnya, di Malang sudah ada seorang pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus corona usai meninggal pada 14 Maret 2020.

"Hasil yang kita dapatkan pasien positif terinfeksi Covid-19," terang Husnul. "Sama positif dengan satu pasien yang meninggal pada 14 Maret lalu."

Menurut Husnul, langkah untuk mendeteksi riwayat pasien sudah dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Malang. Orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien akan diperiksa.

"Tracing sudah kami lakukan bersama Dinkes, terhadap satu pasien positif yang dirawat dan juga terhadap pasien positif yang meninggal," pungkas Husnul. "Tidak ada keterkaitan langsung terhadap keduanya, dan punya riwayat tidak pernah bepergian ke luar negeri."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait