Shahnaz Haque menceritakan bahwa dirinya pernah melawan kanker sejak usia 26 tahun. Shahnaz divonis mengidap kanker ovarium dan sempat pesimis tidak memiliki keturunan.
- Wahyu
- Kamis, 26 Maret 2020 - 15:46 WIB
WowKeren - Shahnaz Haque mengungkapkan bahwa dirinya pernah melawan kanker sejak usia 26 tahun. Perjuangan tersebut dimulai saat dirinya diketahui mengidap kanker ovarium di sebelah kanan. Shahnaz mengaku bahwa keluarganya memang mempunyai keturunan kanker.
Almarhum nenek dan ibunya pun harus berjuang akibat penyakit tersebut sebelum meninggal. "Jadi waktu usia 26 tahun '98 nggak tahunya ada kanker di ovarium sebelah kanan. Ibu saya meninggal karena hal itu, nenek saya juga," ungkap Shahnaz dalam program acara "Okay Bos" milik Trans TV pada Rabu (25/3).
Shahnaz bahkan mengaku bahwa dirinya sempat takut jikalau dirinya meninggal akibat penyakit tersebut. "Kalau misalnya kamu tanya, takut nggak? Takutlah. Takut mati," kata Shahnaz.
Kala itu, Shahnaz sangat kaget saat dokter telah memvonis dirinya memiliki kanker tersebut. Meski begitu, Shahnaz tetap merasa bersyukur karena bisa melewati masa-masa kelam itu sampai saat ini di usia 47 tahun.
"Alhamdulillah perjalanannya waktu bisa dilewati dengan baik. Kena kanker sebelum nikah. Buat saya salah satu kehebatan Gilang berani ambil risiko, kemungkinan nggak punya anak," ujar Shahnaz.
Setelah menikah dengan Gilang Ramadhan, nasib baik ternyata berpihak kepada mereka. Di usia pernikahan yang ke-19, Shahnaz dan Gilang kini telah dikaruniai tiga orang anak perempuan.
Sebagai ibu, Shahnaz sempat merasa khawatir jika penyakit kanker tersebut akan menurun kepada ketiga anaknya. Akan tetapi, Shahnaz yakin bahwa hal tersebut belum terbukti benar. Shahnaz justru lebih waspada karena ada keturunan "pohon kanker" tersebut.
"Anak tiga perempuan semua. Jadi walaupun belum ada penelitian, akan tetapi perlu diwaspadai kalau di keluarga kita ada pohon kanker. Waktu anak umur 9 tahun mereka dapat vaksin. Jikalau mereka harus melewati yang dilewati para leluhurnya mereka siap, stadium awal memudahkan untuk penyembuhan," pungkas Shahnaz.
Sementara itu, Shahnaz mengaku kini lebih menjaga kesehatannya dan keluarga. Shahnaz rutin melakukan pemeriksaan diri setiap tahun dan mengurangi makanan kaleng.
(wk/wahy)