Netizen Debatkan Apakah Budaya Shipping Idol Termasuk Pelecehan Seksual
Selebriti

Sebuah postingan di situs komunitas online Pann menyoroti budaya shipping di kalangan fans. Menurut postingan, hal tersebut salah dan merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual.

WowKeren - Penggemar K-Pop mungkin sudah tak asing lagi dengan istilah shipping. Istilah tersebut dipakai saat fans menganggap idol mereka cocok atau serasi dengan idol lain baik itu rekan sesama grup maupun idol dari grup lain, tanpa memandang jenis kelamin.

Sebuah postingan di situs komunitas online Pann menyoroti budaya shipping di kalangan fans. Postingan tersebut berjudul "Sejujurnya, Bukankah RPS Dianggap Pelecehan Seksual?" di mana RPS merupakan istilah lain dari idol coupling.


Netizen yang mempublikasikan postingan membicarakan bagaimana para shipper atau fans yang melakukan shipping menulis cerita-cerita dewasa yang disebut fanfiction. Ia menyatakan bahwa ini termasuk pelecehan seksual. Namun karena shipping telah begitu membudaya, maka orang-orang memakluminya.

Postingan tersebut mendapat banyak tanggapan serta komentar dari para netizen yang lain. Mereka pun melontarkan berbagai pendapat, di mana tak sedikit yang setuju dengan isi postingan.

"Ada sepertiga idol cowok yang benar-benar mendukung RPS. Kalau bukan karena ini, tentu saja itu salah. Saat ini BGP (business gay performance atau fanservice) juga sudah umum."

"Laporkan saja karya RPS (fanfic dll) yang bertebaran di internet kepada agensi mereka, aku yakin mereka sudah dibanjiri oleh BL (Boys' Love) lain dan tidak akan melakukan apa-apa, haha. Agensi memperhatikan fans jadi tidak peduli seberapa invasifnya karya-karya itu, mereka akan pura-pura tidak ada yang terjadi. Para fans yang membuat RPS juga tahu tentang ini jadi mereka menggunakannya untuk melepaskan hasrat seksual mereka yang menjijikkan."

"Aku setuju bahwa RPS itu berlebihan tapi 'bing-eui-geul' (seseorang yang menulis cerita seolah-olah dia kekasih atau pasangan selebriti itu - banyak digunakan dalam fanfic) bahkan lebih parah. Walaupun begitu, akun RPS masih punya hati nurani dan menggunakan 'sseonbang' (nama idol yang sengaja ditulis salah sehingga tidak muncul dalam pencarian) saat menulis fanfic. Di sisi lain, akun 'bing-eui-geul' bahkan tidak melakukannya... Kalau kalian mencari nama idol cowok, pencarian terkait selalu menampilkan 'XXX-bing-eui-geul'. Gara-gara mereka, fans berusaha mati-matian menghapus istilah pencarian."

"Mari kita pilih. Ada cerita erotis yang ditulis tentang kalian dan teman kalian, tapi kalian bisa mendapatkan 800 juta won setahun vs kalian tidak memilikinya dan kalian bekerja sebagai pekerja paruh waktu dengan penghasilan 20 juta won setahun."

"Untuk kalian yang mendukung RPS, kalian tahu bahwa kalian tidak punya hak untuk menghujat penjahat, kan?"

"Tapi itu sudah jadi bagian dari bisnis idol cowok... Dan beberapa agensi bahkan memaksa mereka melakukan BGP."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts