Sebagai penghormatan terakhir untuk Syahrul , Pemerintah Kota Tanjungpinang mengimbau seluruh jajaran OPD dan masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 30 April 2020 - 08:13 WIB
WowKeren - Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (28/4) di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), sekitar pukul 16.45 WIB. Syahrul meninggal usai dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Sebagai penghormatan terakhir untuk Syahrul , Pemerintah Kota Tanjungpinang mengimbau seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang. Hal itu dilakukan selama sepekan untuk OPD, dan tiga hari untuk masyarakat.
"Sebagai penghormatan terakhir, untuk pahlawan tanpa tanda jasa kita, untuk pemimpin kita, untuk orang yang turut membantu pembangunan Kota Tanjungpinang," kata Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari dilansir Antara, Rabu (30/4). "Imam kita, Ayah Syahrul, doakan almarhum dan kibarkan bendera setengah tiang di kantor dan di rumah mulai hari ini."
Tak hanya itu, Teguh juga mengungkap makna lain dibalik pengibaran bendera setengah tiang. Yakni untuk mengisyaratkan kepada masyarakat jika COVID-19 bukan hal biasa dan telah memakan korban jiwa. Ia meminta agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
"Untuk itu kita harapkan segenap lapisan masyarakat dapat bersatu-padu dengan mematuhi protokol kesehatan," lanjut Teguh. "Yang dianjurkan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19."
Sementara itu, almarhum Syahrul dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Pusara Bhakti, Km 5 Tanjungpinang. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, Syahrul meninggal bukan semata-mata karena COVID-19 belaka. Syahrul disebut memiliki beberapa penyakit lain.
"Ada pembengkakan ginjal, hipertensi dan diabetes," jelas Tjetjep masih dilansir Antara. "Jadi COVID-19 sebagai pemicunya."
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma diangkat sebagai pelaksana tugas Wali Kota Tanjungpinang. Ia memastikan jika Pemkot Tanjungpinang akan tetap berjalan normal meski dalam suasana berduka.
(wk/zodi)