Tagar Amarah Brawijaya Jadi Trending, Mahasiswa UB Ajukan Protes Pada Petinggi Kampus
Getty Images
Nasional

Aliansi Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) mengajukan protes pada pihak kampus terkait masalah keringanan UKT dan subsidi kuota internet. Video protes mereka sukses jadi trending Twitter.

WowKeren - Sejak Rabu (28/4) hingga detik ini, tagar amarah Brawijaya (#amarahBrawijaya) masih bertengger di deretan trending topic Twitter. Tagar yang diramaikan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang ini, sukses mencuri perhatian warganet hingga menghasilkan 2.648 tweet hanya dalam waktu satu jam.

Tagar tersebut merupakan bentuk protes mahasiswa sebab hingga kini pihak universitas belum memberikan kompensasi atau subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan kuota internet selama pandemi virus Corona yang mewajibkan mahasiswa untuk belajar dari rumah. Keluhan ini dipicu bahwa bantuan kuliah daring belum maksimal diberikan kepada mahasiswa, padahal di situasi saat ini banyak mahasiswa kesulitan membayar uang kuliah dan memenuhi kebutuhan kuota untuk perkuliahan online.

Dalam protesnya mahasiswa UB menggunakan sebuah video berdurasi 14 detik, mereka menyampaikan isi protes dengan diiringi lagu peradaban dari Feast. Video itu diunggah oleh akun @amarahbrawijaya, dan telah ditonton sebanyak lebih dari 72 ribu kali di Twitter, dan memperoleh 1000 retweets serta 1.700 likes.

"Kelas daring bikin dompet kering (halo ub), UKT selangit tapi sama kuota pelit (halo rektorat). Universitasnya elit tapi kuota daring dipersulit (halo birokrat). Rektorat medit subsidi? Geramnya sampai kebas," tulis keterangan dalam video.

Mahasiswa UB lainnya pun banyak yang mengunggah kembali video tersebut dan menyampaikan protes serupa. Mereka menyoroti UKT kampus yang tak kunjung dipotong, sementara mereka harus belajar dari rumah dengan mengakses internet.


Tagar Amarah Brawijaya Jadi Trending, Mahasiswa UB Ajukan Protes Pada Petinggi Kampus

Twitter

Seperti yang disampaikan seorang warganet, ia mengaku kuota gratis untuk belajar di rumah masih dipersulit. Seorang mahasiswa berharap adanya keringanan dari Universitas di tengah wabah Corona ini, dengan UKT serta akses internet yang mahal membuatnya takut tidak dapat meneruskan studinya karena terdampak pandemi ini.

Namun protes tentang kuota gratis ini ditepis sebagian mahasiswa lainnya, mereka mengatakan bahwa Universitas Brawijaya telah memberikan sejumlah fasilitas kepada mahasiswanya untuk belajar dari rumah. Mereka menduga sejumlah mahasiswa masih belum mengetahui informasi fasilitas internet tersebut, bahkan ia juga menyisipkan sebuah gambar rekannya yang telah menggunakan fasilitas kuota itu.

Tagar Amarah Brawijaya Jadi Trending, Mahasiswa UB Ajukan Protes Pada Petinggi Kampus

Twitter

Seperti yang diketahui, beberapa kampus menerapkan sistem pembelajaran online selama wabah virus Corona. Guna mendukung proses belajar jarak jauh tersebut, kampus memberikan bantuan kuota internet kepada mahasiswanya.

Universitas UB memutuskan untuk memperpanjang batas masa studi mahasiswa yang awalnya berakhir pada Tahun Akademik 2019/2020 menjadi berakhir di semester ganjil Tahun Akademik 2020/2021. Hal ini dilakukan untuk kepentingan bersama.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait