Ferdian Paleka menerima banyak hujatan dari netizen akibat aksinya yang menjahili kaum waria dengan memberikan bantuan sembako, namun berisi sampah dan batu bata.
- Eva Ayu Rahmawati
- Minggu, 03 Mei 2020 - 23:55 WIB
WowKeren - Publik digegerkan dengan video terbaru yang diunggah oleh YouTuber Ferdian Paleka. Hal tersebut dikarenakan Ferdian membuat prank terhadap kaum waria yang lewat di jalanan kota Bandung, Jawa Barat.
Ferdian dan kawan-kawannya membagikan kardus yang diklaim sebagai sembako, namun isinya sudah diganti menjadi batu bata dan sampah. Aksi Ferdian tersebut bertujuan untuk menegur para waria yang masih mangkal saat Bulan Suci Ramadan.
Tak ayal, aksi Ferdian dan teman-temannya tersebut mendapatkan banyak kecaman, termasuk dari artis hingga selebgram Tanah Air. Salah satunya selebgram Putri Caya yang mendoakan Ferdian beserta teman-temannya segera ditangkap oleh polisi.
"Semoga youtuber hina yang bikin konten ngasih sembako isi sampah segera diciduk polisi atau mendapat karmanya Ya Allah, AMIN," bunyi tulisan Putri di akun Instagram @pucch pada Minggu (3/5). "Manusia kayak gini bikin gue jd mikir, wajar manusia dikasih cobaan berat sama Tuhan dan alam."
Lebih lanjut, Putri juga menunjukkan akun Instagram pribadi milik Ferdian yang sudah dikunci oleh pemiliknya. Putri pun mengajak masyarakat untuk melaporkan dan memblokir akun Instagram Ferdian, sehingga ia tak bisa lagi menyebarkan konten jahat di media sosial.
"Waw si sampah punya IG gengs, report aja yu, ngurang2in sampah di medsos. Jangan malah kepo terus follow, dan ngasih panggung ke mereka," ungkap Putri. "Kebiasaan warha 62 nih, making dumb a-holes famous. Percayalah, kontennya gak berfaedah sama sekali. Cuma nambah2in dosa sama penyakit hati liatnya."
Sementara itu, video bertajuk "PRANK KASIH MAKANAN KE BANCI CBL" sudah dihapus dari kanal YouTube Ferdian yang memiliki lebih dari 89 ribu subscribers. Video-video di kanal YouTube Ferdian memang kerap kali menuai kontroversi karena dianggap membagikan konten vulgar dan tak patut dicontoh.
(wk/evaa)