Sang Anak Positif Corona, Pasutri di Madiun Ini Ngotot Ogah Bawa ke RS Sampai Berdebat dengan Bupati
Twitter
Nasional

Viral video sepasang suami istri di Madiun, Jawa Timur, yang enggan menyerahkan anaknya untuk dievakuasi tim medis kendati sudah dikonfirmasi positif terjangkit COVID-19.

WowKeren - Tampaknya semua orang sepakat ingin wabah virus Corona cepat angkat kaki dari Indonesia. Namun nyatanya tak semua pihak berkenan diajak bekerjasama untuk menuntaskan wabah ini.

Salah satunya ditunjukkan lewat sikap sepasang suami istri di Madiun yang enggan anaknya dievakuasi tim medis. Padahal sang anak sudah positif terjangkit COVID-19, disebut-sebut berasal dari klaster Pondok Pesantren Temboro, Magetan.

Bahkan Bupati Madiun, Ahmad Dawami, yang tampak mengenakan pakaian Ketua Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 yang menjadi garda terdepan negosiasi. Namun setiap perkataan sang bupati terus dibantah oleh pasutri tersebut.

"Bapak (bupati) yang berkuasa, maka rakyat yang lemah," ujar seorang pria yang tampak mengenakan sarung dan peci. Istrinya yang mengenakan mukena dan bercadar pun ikut menjawab, "Sehingga rakyat tidak bisa apa-apa."

Wanita itu pun berusaha meyakinkan bahwa anaknya tak perlu dibawa ke rumah sakit. Ia yakin mampu merawat anaknya sendiri kendati sudah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.


Kejadian ini pun dibenarkan oleh Ahmad. Terjadi pada Kamis (14/5) pekan lalu, ia menyatakan keduanya menolak ketika sang anak hendak dievakuasi karena alat tes dianggap buatan manusia belaka yang bisa saja salah.

Padahal, imbuh Ahmad, sang anak yang merupakan santri di Magetan itu sudah menjalani 2 kali rapid test. "Tes pertama, hasil tes menunjukkan nonreaktif. Setelah itu, santri tersebut menjalani rapid test lagi dan hasilnya reaktif," jelas Ahmad, dilansir dari Detik News, Senin (18/5).

"Karena reaktif, santri itu diuji swab. Ternyata hasilnya positif," imbuhnya. "Petugas dari Dinkes dan rumah sakit pun datang untuk mengevakuasinya. Tetapi orang tuanya menolak."

Video viral yang menunjukkan sikap keras kepala pasutri ini pun diunggah di berbagai media sosial. Salah satunya di akun Instagram @lambe_turah yang menuliskan caption bernada menyerah. "Sekarepmuuuuu wes...."

"Ribet ya . Tinggal naek mobilnya aj loh . Ini nih yg susah di ajaak maju. Kyk udh plg bener, semua emng buatan manusia , tapi manusia siapa yg ciptain? Allah kan , ngerti kan, paham kan. Ni org klo di Negara lain udh abis kali ni diserettt masuk ambulan," keluh @fe******id.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait