Viral Penjahit di Wonosobo Bongkar Pembatas Jalan Saat PSBB Corona, Penyebab Asli Bikin Nyesek
Twitter
SerbaSerbi
PSBB Corona

Seorang penjahit berinisial T menjadi viral usai terekam membongkar pembatas jalan karena dianggap mengganggu pekerjaannya. Namun ternyata ada alasan menyesakkan di balik aksi tersebut.

WowKeren - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memang membawa sejumlah konsekuensi. Termasuk diantaranya beberapa golongan masyarakat yang kesulitan mengais rezeki karena terhalang sejumlah peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

Hal itu pun lambat laun menimbulkan emosi tersendiri dan akhirnya meluap menjadi amarah, seperti yang dilakukan seorang penjahit paruh baya di Wonosobo, Jawa Tengah. Ia nekat membongkar pembatas jalan yang dipasang demi PSBB karena dianggap mengganggu pekerjaannya.


Video yang menunjukkan aksinya membongkar pembatas pun menjadi viral. Apalagi di video itu tampak polisi tak bisa berkutik atas aksi sang penjahit berinisial T tersebut.

Namun belakangan akun Instagram @wonosobozone pun memberikan klarifikasi di balik aksi viral sang penjahit. Rupanya ada alasan menyesakkan di balik aksi yang beredar viral di media sosial tersebut.

"Yups, namanya Pak T Penjahit permak yang sedang viral di media sosial karena membongkar penutup jalan di depan Taman Plaza tadi siang," tulis @wonosobozone, Minggu (24/5). "Beliau membongkar penutup jalan karena ada sebabnya salah satunya karena kecewa lapaknya diganggu."

Latar belakang ekonomi yang sulit tak membuat T kehilangan semangat dalam bekerja. Ia bahkan rela berjalan kaki demi menggelar lapak jahit permaknya, yang kemudian terganggu akibat peraturan PSBB.

Tak hanya itu, sang penjahit juga ternyata kerap menolak bantuan dari pemerintah. "Bapak ini mempunyai karakter unik dari orang lain, tertutup dari warga sekitar, mempunyai latar belakang tidak mampu namun ketika dikasih bantuan sosial oleh pemerintah setempat beliau menolak," katanya.

Kini kasus itu pun sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Sang penjahit yang viral itu dilaporkan sudah meminta maaf di hadapan para polisi atas kegaduhan yang ditimbulkan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts