Dian Sastro Tunjukkan Quran Penuh Coretan untuk Pelajari Tafsir Tuai Pro dan Kontra
Instagram/therealdisastr
Selebriti

Dian Sastro menjadi perbincangan warganet setelah menunjukkan caranya mempelajari tafsir Quran. Sebelumnya, Dian sempat mengaku giat mengikuti tadarus online selama bulan Ramadan.

WowKeren - Dian Sastro sebelumnya menceritakan kegiatan selama bulan Ramadan. Momen karantina diri di rumah karena pandemi Corona atau COVID-19 membuat Dian semakin giat membaca Quran lewat tadarus online. Tak hanya membaca saja, Dian juga berusaha memahami isi dari tiap-tiap ayat Quran yang dibacanya.

Kegiatan Dian tersebut ramai menjadi perbincangan warganet Twitter beberapa hari belakangan ini. Seorang warganet dengan akun @rihandaulah awalnya membagikan InstaStory Dian yang membahas beberapa ayat Quran. Dalam InstaStory itu, terlihat kondisi Quran Dian yang penuh coretan dan penanda warna-warni.


"Perempuan bukanlah perhiasan. Allah gak suka anak perempuan dibesarkan seperti perhiasan doang, ga dikasih pendidikan tinggi yg setara dgn anak laki laki," tulis Dian sambil menunjukkan terjemahan Quran surat Az-Zukhruf ayat 18.

Dian Sastro Tunjukkan Quran Miliknya Penuh Coretan Tafsir Tuai Pro dan Kontra

Instagram

"Contoh yang baik cara interaksi dgn Quran ya kaya kak dian sastro ini. Quran g dijadiin pajangan, tp jd temen diskusi, jd diari, jd jurnal," tulis sang pengunggah InstaStory Dian pada Sabtu (23/5). "Ditanda2in, ditulisin, dikasih tanda seru dan tanda tanya, jd tempat refleksi dan belajar quran mjd creative moment."

Cara Dian mempelajari kitab suci Quran banyak mendapat apresiasi positif dari warganet. Namun, apresiasi positif tersebut juga sejalan dengan kritik yang membangun. Warganet tampak berdebat soal boleh tidaknya Quran dicorat-coret serta mempelajari terjemahan tanpa ahli atau ilmu tafsir yang mendampingi.

"Al Quran adalah kitab suci, berbeda kedudukannya dg buku tulis, buku paket, maupun buku2 lainnya. Membaca bahkan membuka dan memegangnya pun ada adabnya," tulis akun @L4Dolcexxxx. "Sebaiknya, Dian Sastro atau siapapun masih harus banyak belajar ttg adab terhadap kitab suci, TIDAK BOLEH MENCORET²NYA !!!"

"Buat yg provoke: 'Bentar lagi ada yg protes knp Quran dicoreti' Seriously mau nanya. Kamu sering baca Quran ga sih? Kamu pernah TPA ga?" sahut akun @Rez_____xxxxx. "Udah biasa kali Quran itu dicoreti utk sarana belajar. Ditandai ayat2 khusus. Dilipet2 kertasnya pun jg biasa buat penanda bacaan terakhir."

"Itu bagus, selain dibaca tapi jg di tadabburi. Selevel diatas membaca al-Qur'an. Tapi bakal jd bahaya jg kalo di tafsir kalo bukan ahli tafsir hehe," tulis akun @farhanmexxxxx.

"Sangat mengapresiasi. Tp alangkah lebih baik yg dicorat-coret tafsir Qur'an-nya. Terjemahan bahasa Indonesia seringkali belum cukup menjelaskan makna firman Allah. Klo tafsir aman, krn yg menafsirkan kata per kata ulama2 yg paham bahasa Arab dan hapal Quran," ujar akun @Mightyxxxxx.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts